Jejak Warisan Sunan Gunung Jati di Jawa Barat hingga Diangkat menjadi Tumenggung

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 14:26 WIB
Sunan Gunung Jati (Wikipedia)
Sunan Gunung Jati (Wikipedia)

AYOCIREBON.COM -- Sunan Gunung Jati atau yang memiliki nama Syarif Hidayatullah merupakan satu dari sembilan Walisongo yang menyebarkan agama Islam di Nusantara.

Sunan Gunung Jati lahir di Makkah pada tahun 1448 M. Hal itu diungkap dalam buku karya Edi S. Ekadjati dengan judul Sunan Gunung Jati Penyebar dan Penegak Islam di Tatar Sunda yang diterbitkan Pusaka Jaya pada 2005.

Sementara itu, jejak warisan Sunan Gunung Jadi selama menyebarkan agama Islam di Nusantara termuat pada jurnal karya Wawan Hernawan dengan judul Menelusuri Jejak dan Warisan Wali Songo, Vol. 35 No. 1 tahun 2012.

Sunan Gunung Jati datang ke Caruban, sekarang adalah Cirebon, ditemani Dipati Keling dan para pengikutnya yang telah menganut agama Islam.

Baca Juga: Teori Pengabdi Setan, Kenapa Pocong Sujud kepada Raminom?

Gunung Sembung menjadi daerah yang dijadikan sebagai basis penyebaran agama Islam oleh Sunan Gunung Jati dan bertemu dengan Sri Mangana.

Sunan Gunung Jati lalu menyebarkan agama Islam ke daerah Babadan dan berhasil mengislamkan Ki Gede Babadan.

Ia pun menikah dengan puteri Ki Gede Babadan bernama Nyai Mas Babadan. Sayangnya, keduanya tidak dikaruniai seorang anak hingga Nyai Mas Babadan wafat.

Sunan Gunung Jati kemudian menikah dengan puteri dari Sri Mangana yang bernama Nyai Pakungwati, namun tidak dikaruniai seorang anak hingga Nyai Pakungwati wafat.

Halaman:

Editor: Gita Esa Hafitri

Tags

Artikel Terkait

Terkini