Profil 5 Tokoh Utama G30S PKI Ada DN Aidit hingga Sjam Kamaruzaman

- Rabu, 28 September 2022 | 11:00 WIB
DN Aidit merupakan tokoh politik disangkut pautkan dengan peristiwa berdarah G30S PKI. (istimewa)
DN Aidit merupakan tokoh politik disangkut pautkan dengan peristiwa berdarah G30S PKI. (istimewa)

AYOCIREBON.COM- Indonesia kita ketahui memiliki sejarah kelam dan menyedihkan dalam masa berdirinya. Tak terkecuali peristiwa G30SPKI yang tentunya memberi luka yang mendalam yang bisa dirasakan sampai saat ini.

Berbicara tentang G30SPKI, terdapat beberapa tokoh yang turut mendasari adanya peristiwa ini. Tokoh tersebut telah disepakati sebagai pelaku baik itu sebagai pion ataupun pengusuung utama yang disahkan pada zaman Orde Baru. Adapaun tokoh-tokok tersebut adalah:

1. Sjam Kamaruzaman

Sjam Kamaruzaman merupakan seorang Kepala Biro Khusus yang dimiliki lembaga intelegensia yang berada dalam Partai Komunis Indonesia (PKI). Ia memiliki tugas untuk merekrut militer guna mendukung lajunya pergerakan PKI.

Pada beberapa data sejarah, ia memiliki hubungan dekat dengan DN Aidit, terbukti bahwa sepak terjangnya dalam PKI bersikap tertutup dan hanya diketahui oleh Ketua Comite Central PKI saja yang merupakan DN Aidit.

Dalam peristiwa G30SPKI Sjam adalah orang yang justru berperan pada keputusan gerakan tersebut dibalik layar. Hal ini terlihat dengan alurnya koordinasi yang dilancarkan Sjam hanya dilaksanakan dengan DN Aidit.

Selain itu, ia juga sempat memanas-manasi Aidit agar Gerakan pemberontakan itu segera dilakukan, dengan jaminan yang dia beri adalah ia telah mempersiapkan pasukan militer pendukung dalam rencana pemberontakan tersebut.

Sjam seolah-olah memimpin Pasukan Tcakrabirawa pada G30SPKI. Hal ini terbukti dengan adanya komando yang dia pimpin atas Letkol Untung, Brigjen Soepardjo dan Kolonel Latief.

Namun ternyata, dukungan atas militer yang ia sebutkan justru tidak ada. Akhirnya PKI berhasil diberantas oleh Soeharto dan pada akhirnya berujung dengan kelanjutan eksekusinya ia pada tahun 1986.

Halaman:

Editor: Asep Dadan Muhanda

Tags

Artikel Terkait

Terkini