'Kalian Tidak Bisa Sembunyi di Akhirat' Aremania Desak Aparat yang Semprot Gas Air Mata Tanggung Jawab

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 11:15 WIB
Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang (Twitter)
Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang (Twitter)

AYOCIREBON.COM - Tragedi kerusuhan suporter Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada tanggal 1 Oktober 2022 masih terus menjadi sorotan.

Kerusuhan maut tersebut menelan 125 korban jiwa dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Awal kerusuhan tersebut terjadi saat Arema FC kalah Persebaya Surabaya dengan skor 2-3.

Kekalahan Arema FC membuat suporter kecewa hingga turun ke lapangan.

Pihak keamanan lantas menyemprotkan gas air mata untuk mengurai massa.

Padahal penyemprotan gas air mata di dalam stadion dilarang.

Baca Juga: Update Korban Kanjuruhan: Ada Tambahan 6 Orang Meninggal Total 131 Orang Tewas

Akibat dari penyemprotan gas air mata tersebut penonton di tribun panik hingga berdesak-desakkan untuk keluar.

Hal ini lah membuat banyak korban jiwa.

Halaman:

Editor: Lita Andari Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah! UMK Pekanbaru 2023 Naik Jadi Rp3,31 Juta

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:04 WIB