Gunung Semeru Erupsi, Muntahkan Awan Panas Sejauh 7 Km, Masyarakat Dilarang Aktivitas Radius 5 Km dari Kawah

- Minggu, 4 Desember 2022 | 14:02 WIB
Awan Panas Guguran (APG) Gunungapi Semeru terpantau dari CCTV Pos Pantau PVBMG pukul 06.30 WIB, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (4/12/2022). (Suara.com)
Awan Panas Guguran (APG) Gunungapi Semeru terpantau dari CCTV Pos Pantau PVBMG pukul 06.30 WIB, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (4/12/2022). (Suara.com)

AYOCIREBON.COM - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali.

Gunung Semeru erupsi pada Minggu (4/12/2022) pukul 06.00 WIB dengan memuntahkan awan panas sejauh 7 km.

Muntahan awan panas Gunung Semeru mengarah ke Besuk Kobokan.

Aktivitas kegempaan pada tanggal 4 Desember 2022 pukul 00.00 - 06.00 WIB terekam 8 kali Gempa Letusan, 1 Gempa Awan Panas Guguran yang masih berlangsung hingga pukul 06.00 WIB.

Masyarakat saat ini diminta waspada terjadinya banjir lahar dingin mengingat curah hujan yang tinggi.

Baca Juga: Daftar UMK Kepri 2023, UMR Batam Hanya Naik 6,97 Persen, Bintan Kenaikannya Capai 8,23 Persen

"Hal ini menunjukkan aktivitas erupsi dan awan panas guguran di Gunungapi Semeru masih sangat tinggi. Selain berpotensi terjadi awan panas, potensi terjadinya aliran lahar juga masih tinggi mengingat curah hujan yang cukup tinggi di Gunungapi Semeru," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Agung Pribadi dalam keterangannya, Minggu (4/12/2022), dikutip dari Suara.com.

Menurut Agung pemantauan deformasi masih menunjukkan terjadinya inflasi (peningkatan tekanan) yang menunjukkan masih terjadinya proses suplai magma ke dalam kantong magma maupun ke permukaan.

Pemantauan area panas (hotspot) menunjukkan peningkatan adanya anomali thermal menjadi 15 Mw di sekitar area kawah yang mengindikasikan masih adanya tumpukan material panas pada kawah Gunungapi Semeru.

Halaman:

Editor: Lita Andari Susanti

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini