Yamaha

BI Cirebon Soroti Sektor Kredit Ciayumajakuning di Tahun 2018

  Rabu, 17 Januari 2018   Faqih Rohman Syafei
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Abdul Majid Ikram. (ayocirebon/Faqih Rohman)

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM -- Bank Perwakilan Bank Indonesia Cirebon akan terus menyoroti sektor kredit perbankan di wilayah Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan alias Ciayumajakuning di tahun 2018 ini. Hal itu didorong oleh rendahnya pertumbuhan sektor kredit di wilayah tersebut.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Cirebon, Abdul Majid Ikram menjelaskan, rendahnya pertumbuhan kredit di Ciayumajakuning disebabkan oleh faktor kebiasaan masyarakat yang masih enggan untuk melakukan peminjaman ke bank. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) yang ada di masyarakat lebih tinggi ketimbang kredit.

"Kredit rendah juga disebabkan karena bank pun lebih berhati-hati, ditambah masyarakatnya yang belum mau meminjam dari bank," ujarnya kepada ayocirebon, Selasa (16/1/2018).

Sebetulnya, lanjut Majid, masyarakat mempunyai banyak simpanan dana di bank. Namun, dana tersebut tidak dimanfaatkannya secara maksimal. "Banyak punya uang, tapi cuma disimpan," ungkapnya.

Namun, BI Cirebon tetap berupaya mendorong pertumbuhan kredit perbankan untuk sektor UKM. "Kami dorong aturan kredit UKM total 20% dari total kredit," kata Majid.

Dia menambahkan, selain sektor kredit perbankan, sektor perdagangan juga menjadi sorotan BI Cirebon. Soalnya, survei menunjukkan jika tidak semua penjualan – termasuk ritel, makanan, dan transportasi – mengalami peningkatan. Sedangkan untuk penjualan bahan baku mentah, suku cadang dan lain sebagainya mengalami peningkatan yang cukup signifikan di Ciayumajakuning.

"Diharapkan semakin meningkatnya pembelian kendaraan bermotor dan makanan oleh masyarakat bisa memberikan multiplier effect yang bermanfaat bagi lajur pertumbuhan ekonomi," beber Majid.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar