Yamaha

Terkait Mahar Politik, Siswandi Penuhi Pemanggilan

  Jumat, 19 Januari 2018   Faqih Rohman Syafei
Ilustrasi Pilkada 2018. (AyoMediaNetwork/Satria Iman)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM – Setelah melontarkan tuduhan permintaan uang mahar terhadap Partai Keadilan Sejahtera alias PKS, Brigjen Pol Siswandi mendatangi kantor Panitia Pengawas Pemilu Kota Cirebon pada Jumat (19/1/2018).

Kedatangan Siswandi kali ini telah dijadwalkan oleh Tim Gakkumdu Kota Cirebon untuk mengklarifikasi tuduhannya terkait adanya dugaan praktik mahar politik.

Berdasarkan pantauan ayocirebon, Siswandi sampai di kantor Panwaslu Kota Cirebon sekitar pukul 09.00 WIB. Sebelumnya, direncanakan Siswandi akan diperiksa sekitar pukul 14.00 WIB. Namun atas permintaanya, jadwal dimajukan.

"Saya datang memenuhi undangan dari Panwaslu Kota Cirebon untuk mengklarifikasi semuanya," ujarnya kepada para awak media ketika memasuki ruang pemeriksaan, Jumat (19/1/2018).

Seperti yang diketahui, Brigjen Pol Siswandi yang berpasangan dengan Euis Fety diusung Koalisi Umat sejatinya akan mengikuti kontestasi Pilwalkot Cirebon 2018. Namun, di tahap awal pendaftaran ke KPU Kota Cirebon mereka gagal lantaran kurangnya jumlah kursi. 

Siswandi kemudian menuduh PKS tidak memberikan surat rekomendasi dengan alasan mahar politik yang telah disepakati bersama tidak jadi diberikan olehnya. Dia juga menyatakan besaran awal mahar tersebut bermula Rp500 juta kemudian berangsur naik hingga lima kali lipat. 

Menanggapi persoalan adanya dugaan mahar politik, Tim Gakkumdu Kota Cirebon memanggil sejumlah elit partai yang tergabung dalam Koalisi Umat yang diduga mengetahui permasalahan ini. Setelah melakukan serangkaian pemanggilan, dua orang berinisial A dan D mencuat ke permukaan. Mereka dianggap mengetahui betul duduk perkara persoalan ini.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar