Yamaha

Komplek Siti Hinggil Keraton Kanoman, Tempat Penobatan Raja

  Selasa, 11 September 2018   Faqih Rohman Syafei
Dinding bangunan kompleks Ksiti Hinggil dihiasi keramik bercorak Tiongkok yang sudah berusia ratusan tahun. (Faqih Rohman/ayocirebon)

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM--Keraton Kanoman Cirebon terdiri atas berbagai macam bangunan. Satu yang menjadi perhatian yaitu kompleks Siti Hinggil.

Dibandingkan bangunan lainnya, Kompleks Siti Hinggil berbeda karena tanahnya lebih tinggi dibandingkan dengan tanah lainnya di Keraton Kanoman. Selain itu, dinding bangunan kompleks Ksiti Hinggil dihiasi keramik bercorak Tiongkok yang sudah berusia ratusan tahun. 

"Seusai dengan namanya, Siti Hinggil artinya tanah tinggi," kata Juru Bicara Kesultanan Kanoman Cirebon, Ratu Raja Arimbi Nurtina, Senin (10/9/2018).

Arimbi menerangkan kompleks Ksiti Hinggil sudah ada sejak abad ke-14 masehi, bangunan ini merupakan saksi dari penyebaran agama Islam di tanah Cirebon. Bahkan di era Kaprabonan Caruban, Ksiti Hinggil pernah dipakai sebagai Pura tempat penobatan raja. 

"Salah satunya adalah penobatan Walangsungsang atau Pangeran Cakrabuana menjadi Sri Mangana," ujarnya.

Terdapat tiga buah pintu masuk ke dalam Kompleks Ksiti Hinggil, yaitu Pintu Syahadatein yang menghadap utara, Pintu Kiblat yang menghadap ke Barat, dan Pintu Shalawat yang menghadap ke Selatan. 

Dikatakannya ketiga pintu tersebut mengandung makna filosofis yang sangat tinggi tentang kehidupan manusia dalam menjalankan perintah agama Islam yang baik dan benar. 

"Apabila seseorang ingin mencapai derajat tinggi harus baca syahadat syarat sebagai muslim, lalu menghadap kiblat dengan melakukan shalat sebagai salah satu kewajiban muslim, dan bershalawat atas Nabi Muhammad SAW sebagai junjungan dan panutan umat Islam," terangnya.

Arimbi menyebutkan di dalam Kompleks Ksiti Hinggil terdapat dua bangunan yakni Mande Manguntur dan Bangsal Sekaten. Kedua bangunan tersebut mempunyai fungsi yang berbeda.

Mande Manguntur merupakan tempat Sultan menyampaikan wejangan, berita, hukum, atau ajaran agama kepada masyarakat. Selain itu, berfungsi juga sebagi tempat pelinggihan Sultan ketika menghadiri dan menyaksikan berbagai macam upacara.

"Mande Manguntur juga tempat Batu Gilang, tempat calon raja dalam upacara penobatan menjadi raja," sebutnya. 

Lalu, Bangsal Sekatan berbentuk persegi panjang dengan konstruksi Malang Semirang. Dibagian bawahnya terdapat ruangan dengan rongga resonansi yang terhubung ke Gunung Jati.

Fungsi Bangsal Sekaten yakni sebagai tempat dipentaskannya Gamelan Sekaten peninggalan Sunan Kalijaga. Pementasan bisanya dilakukan setiap tanggal 8 - 12 bulan Mulud.

"Di era Keprabonan Caruban, bangsal ini tempat para pini sepuh saat penobatan berlsangung," pungkasnya.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar