Yamaha

BPS Kota Cirebon Catat Deflasi September Sebesar 0,27%

  Kamis, 04 Oktober 2018   Faqih Rohman Syafei
Ilustrasi deflasi.

KESAMBI, AYOCIREBON.COM--Badan Pusat Statstik (BPS) Kota Cirebon mencatat pada September 2018 Kota Cirebon mengalami deflasi sebesar 0,27% dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 128,59.

"Dari tujuh kelompok pengeluaran, lima kelompok pengeluaran mengalami inflasi dan dua kelompok mengalami deflasi," ungkap Kepala BPS Kota Cirebon, Joni Kasmuri, Kamis (4/10/2018).

Joni mengatakan kelompok yang memberikan andil deflasi yakni bahan makanan yang mencapai 1,92%, kemudian kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,01%.

"Kelompok yang memberikan andil deflasi terbesar adalah bahan makanan sebesar 0,4147%. Lalu, subkelompok yang terbesar adalah daging dan hasil-hasilnya sebesar 0,1573%," katanya.

Disampaikan juga, selain dua kelompok mengalami deflasi, lima lainnya mengalami inflasi. kelompok tersebut yaitu kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,35%, sandang 0,34%, kesehatan 0,62%, pendidikan dan rekreasi serta olahraga 0,30% dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,02%.

"Tingkat inflasi Kota Cirebon September 2018 sebesar 1,70%. Sedangkan tingkat inflasi dari tahun pada periode yang sama ke tahun sebesar 2,51%," ucap Joni. 

Joni menerangkan dari tujuh kota pantuan IHK di Provinsi Jawa Barat seluruhnya mengalami deflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Sukabumi sebesar 0,30% dan yang terendah di Kota Bekasi sebesar 0,07%.

"Provinsi Jawa Barat mengalami deflasi 0,18% dan Nasional alam deflasi sebesar 0,18%," pungkasnya.
 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar