Yamaha

Si Rara Denok, Situs Kesultanan Cirebon Berusia 600 Tahun

  Kamis, 18 Oktober 2018   Faqih Rohman Syafei
Situs Gedong Si Rara Denok. (Faqih Rohman Syafei/Ayocirebon.com)

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM -- Selain menyimpan berbagai macam benda pusaka bersejarah peninggalan Kesultanan Cirebon, di Museum Pusaka Kasepuhan Cirebon terdapat reruntuhan yang umurnya sudah mencapai 600 tahun. 

Reruntuhan yang terdiri atas sejumlah tumpukan bata merah dan beberapa terakota atau tembikar dari tanah tersebut, adalah situs Si Rara Denok yang terletaknya di dalam museum.

Wakabag Paket Wisata Museum Pusaka Keraton Kesepuhan Cirebon, RM Hafid Permadi mengatakan reruntuhan tersebut merupakan sisa dari reruntuhan Gedong Nyi Rara Denok. Dahulu, berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda pusaka Kesultanan Cirebon. 

AYO BACA : Hore, Ada Diskon 50% ke Museum Pusaka Kasepuhan

"Gedongnya dibangun pada abad ke-14 masehi. Peruntukannya tempat penyimpanan barang-barang pusaka kesultanan," katanya kepada ayocirebon.com, Kamis (18/10/2018).

Dia menjelaskan bentuk Gedong Nyi Rara Denok ketika itu seperti gedung bertingkat. Gaya arsitektutnya dipengaruhi budaya Tiongkok, dengan banyak ukiran-ukiran pada bagian bangunannya.

"engaruh tersebut disebabkan, karena adanya kedekatan antara Sunan Gunung Jati dengan Dinasti Ming yang berkuasa pada masa itu," katanya.

AYO BACA : Museum Taruna Abdul Djalil Simpan Ratusan Benda Bersejarah

Ketika itu, kata Hafid di situs tersebut terdapat juga taman air yang indah, tempat para putri atau keluarga keraton berkumpul. Bahkan, taman air itu mengadopsi sistem pengairan mirip Taman Air Goa Sunyaragi. 

"Bagian atas gedong dipakai sebagi tempat penyimpanan pusaka Kesultanan Cirebon, lalu ada juga taman airnya yang katanya mirip Goa Sunyaragi," ucapnya.

Dia menambahkan reruntuhan Gedong Si Rara Denok kini menjadi bagian dari Museum Pusaka Keraton Kesepuhan Cirebon. Situs ini pun, menjadi salah satu daya tarik para pengunjung museum.

"Si Rara Denok ini disimbolkan seorang perempuan cantik. Tapi sekarang reruntuhannya jadi bagian museum, bahkan pengunjung pun berfoto di depan reruntuhan," pungkasnya.

AYO BACA : Cirebon Bakal Punya Museum Berkonsep Digital Pertama


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar