Yamaha NMax

Malaysia Airlines akan Dijual karena Terus Merugi

  Kamis, 21 Maret 2019   Fira Nursyabani
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad. (@chedetofficial/Instagram)

KUALA LUMPUR, AYOCIREBON.COM -- Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menegaskan sudah ada pihak baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri yang ingin membeli maskapai penerbangan Malaysia Airlines. Ia mengaku Pemerintah Malaysia tidak mampu menanggung belanja operasional perusahaan tersebut setelah sekian lama.

"Saya sayang MAS. Saya ingin MAS ini terus dijadikan perusahaan penerbangan nasional tetapi dia tidak lagi terbang seperti dulu," kata Mahathir Mohamad, Rabu (20/3/2019).

Menurutnya, Malaysia Airlineskini beroperasi dengan menggunakan strategi yang tidak menguntungkan. "Ada pihak tertentu dari luar dan dalam negara ingin beli MAS, jadi kita tidak menolak. Kita akan mengkaji seksama perlu dijual atau tidak," tutur dia.

Mahathir mengatakan, sejauh ini walaupun pimpinan Malaysia Airlines diambil dari luar negeri, tetapi maskapai itu tetapi terus mengalami kerugian. Salah satu solusinya, kata dia, adalah dijual.

Mahathir mengulas perkembangan terkini terkait rekomendasi pemerintah termasuk pertimbangan untuk menjual perusahaan penerbangan nasional tersebut. Baru-baru ini Mahathir mengatakan pemerintah akan mengkaji pelbagai pilihan sebelum membuat keputusan mengenai masa depan Malaysia Airlines.

Ia mengegaskan, isu menutup perusahaan penerbangan tersebut adalah urusan yang serius dan keputusan ini akan dibuat secepat mungkin. Malaysia Airlines yang diswastakan di bawah Khazanah Nasional Bhd (Khazanah) mengalami kerugian yang lebih rendah pada tahun lalu, yang disebabkan oleh beberapa faktor termasuk pengurangan karyawan.

Mengenai rencana agar Malaysia Airlines tetap berada di bawah pemerintah, Mahathir mengatakan hal itu akan turut dipertimbangkan, termasuk mengubah manajemen dalam skala besar dan skala kecil. Dia juga mengatakan ia sangat maklum jika ada pekerja Malaysia Airlines yang berminat untuk pensiun dini.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar