Yamaha

Soal Larangan Fasilitas Negara Dipakai Mudik, Ini Kata Wagub Uu

  Selasa, 28 Mei 2019   Nur Khansa Ranawati
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Rizhanul Ulum. (Irpan Wahab/ayobandung).

BANDUNG,AYOCIREBON.COM--Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum berharap para ASN dapat menggunakan fasilitas dinas untuk keperluan mudik dan kegiatan Lebaran lainnya. Namun, sesuai dengan peraturan Menteri Dalam Negeri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hal tersebut tidak diperkenankan.

"Menurut aturan sih tidak diperbolehkan memakai mobil dinas untuk mudik, tapi secara pribadi saya berharap mudik ini tidak dianggap hal yang hura-hura, melainkan menunjang semangat kerja," jelasnya ketika ditemui di Gedung Sate, Senin (27/5/2019). 

Dia mengatakan, kegiatan mudik dapat membantu para ASN untuk kembali semangat dengan sejenak mungunjungi kampung halaman masing-masing bertemu keluarga. Sehingga, dia berharap ASN bisa mendapat keringanan untuk menggunakan mobil dinas. 

"Kalau ada permasalahan di rumah, dengan mudik 'kan bisa dibereska. Sehingga jadi semangat kembali. Kalau bisa, Pak Mendagri beri izin untuk pakai mobil dinas tapi dengan syarat hati-hati, biayanya juga pribadi," ungkapnya.

Meski demikian, dia mengatakan tetap taat dengan aturan pemerintah pusat dan meminta pemerintah daerah di Jabar untuk tidak menggunakan mobil dinas untuk keperluan mudik. 

"Karena sekarang aturannya seperti itu, saya fatsun. Sebagai Wagub saya instruksikan pada daerah terkait untuk juga fatsun pada pemerintah pusat karena kami dan pusat tak bisa dipisahkan," jelasnya. 

Namun, Uu secara pribadi tetap berharap tahun depan ASN dapat diberi keleluasaan untuk memakai mobil dinas dalam kegiatan mudik.

"Inginnya  tahun depan diberi keleluasaan lah karena tidak semua ASN punya mobil, tidak semua ASN punya fasilitas-fasilitas lain, kenapa tidak (diperkenankan) kalau dipakai untuk kegiatan positif," harapnya. 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar