Yamaha NMax

Awas Api, Jelang Musim Kemarau Potensi Kebakaran di Kabupaten Cirebon Meningkat

  Selasa, 11 Juni 2019   Erika Lia
Petugas memadamkan api yang membakar areal lahan di salah satu bahu jalur Tol Kanci-Pejagan, tepatnya KM 231, Kabupaten Cirebon, Selasa (11/6/2019). Potensu kebakaran meningkat memasuki musim kemarau ini. (Erika Lia/Ayocirebon.com)

SUMBER, AYOCIREBON.COM--Memasuki musim kemarau, potensi kebakaran di Kabupaten Cirebon meningkat. Pada Selasa (11/6/2019), setidaknya terjadi dua kebakaran dalam sehari.

Kepala Seksi Tanggap Darurat Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Eno Sujana menyatakan, potensi kebakaran meningkat memasuki musim kemarau ini. Kebakaran terutama menghantui lahan-lahan kosong.

\"Lahan kosong yang rumputnya mulai mengering menjadi yang paling tinggi potensi kebakarannya,\" kata Eno kepada Ayocirebon.com.

Hari ini saja, sedikitnya dua peristiwa kebakaran ditangani petugas Damkar Kabupaten Cirebon. Satu dari peristiwa kebakaran hari ini diketahui menimpa areal lahan di salah satu bahu jalur Tol Kanci-Pejagan, tepatnya KM 231. Api melalap sedikitnya satu hektar lahan yang dipenuhi ilalang.

AYO BACA : 100 Kebarakan Terjadi di Kabupaten Cirebon

\"Area yang terbakar sekitar 1 hektar dengan panjang 200 meter. Api merembet juga ke lokasi SUTET, tapi sudah kami padamkan,\" ungkapnya.

Pihaknya menerima laporan kebakaran itu dari pengelola jalan tol pada Selasa siang. Petugas pun langsung melakukan pemadaman api.

Namun, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran itu. Hanya, ungkapnya, api dimungkinkan muncul dari oknum pengendara yang melintas di jalan tol yang telah membuang puntung rokok sembarangan.

\"Kemungkinan dari oknum pengendara yang buang puntung rokok dan menimpa alang-alang yang sudah kering di area kebakaran,\" jelasnya.

AYO BACA : Bangunan Bekas Sekolah Sampai Mobil Milik PNS, Waspadai Potensi Kebakaran

Kebakaran lahan juga menimpa kebun tebu di perbatasan Desa Japura Bakti, Mertapada, dan Lemahabang. Sedikitnya 1,5 hektar lahan dilalap di jago merah.

Kebakaran itu dilaporkan warga Perumahan Japura Bakti yang mencemaskan kemungkinan api merambat luas. Eno mengatakan, sebab kebakaran itu diduga akibat oknum warga yang membakar sampah.

Upaya pemadaman api pun segera dilakukan untuk menghambat agar api tak merambat ke pemukiman dan asap tak menghalangi jarak pandang pengendara di tol. Upaya pemadaman dilakukan petugas dibantu warga sekitar.

Menghadapi peningkatan potensi kebakaran, pihaknya mengimbau masyarakat lebih waspada. Segala hal yang berpotensi mengundang api diingatkannya untuk menjadi perhatian serius.

\"Jangan bakar sampah sembarangan atau jangan buang puntung rokok sembarang. Setelah menyalakan api, harus dipastikan api benar-benar sudah padam atau mati,\" katanya mengingatkan.

AYO BACA : Sebuah Rumah di Harjamukti Terbakar, Diduga Karena Puntung Rokok


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar