Yamaha Aerox

Dilantik Bulan Depan, Anggota Dewan Baru Kota Cirebon Tak Akan Kenakan Seragam Jas Baru

  Senin, 08 Juli 2019   Erika Lia
Kantor DPRD Kota Cirebon. (Ilustrasi)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM--Anggota DPRD Kota Cirebon periode 2019-2024 bakal dilantik 12 Agustus 2019. Mereka yang dilantik dipastikan tak mengenakan seragam pakaian sipil lengkap (PSL) atau jas baru.

Sekretariat Dewan (Setwan) sendiri diketahui telah mengalokasikan sedikitnya Rp200 juta untuk pelantikan yang memakan waktu setengah hari saja. Hingga Senin (8/7/2019) ini, Setwan belum melakukan pengukuran untuk pembuatan seragam jas.

Sekretaris Dewan, Sutisna menerangkan, dibutuhkan SK penetapan perolehan suara dan kursi DPRD Kota Cirebon untuk pembuatan jas baru sebagai legalitas. Sampai kini, pihaknya belum menerima SK apapun.

\"Jangankan SK Penatapan, rapat pleno KPU untuk penetapan perolehan suara dan kursi DPRD Kota Cirebon saja belum kok,\"ungkapnya.

AYO BACA : Wajah Lama Hampir Pasti Dominasi Kursi DPRD Kota Cirebon

Seperti yang sudah-sudah, selama lima tahun mass jabatan, setiap anggota dewan baru akan menerima seragam jas seharga Rp2,5 juta/potong. Seragam jas itu akan diberikan dua kali, masing-masing pada mula jabatan dan pertengahan periode.

Selain itu, setiap tahun, anggota dewan pun mendapat seragam baru PSH dan PDH. Untuk pelantikan sendiri, imbuhnya, tak ada keharusan mengenakan jas seragam.

\"Pada periode sebelum-sebelumnya, para anggota dewan itu sudah mendapat jas seragam baru karena hak mereka untuk menerima sudah ada sebelum pelantikan. Makanya, ketika dilantik mereka sudah mengenakam jas seragam baru,\" paparnya.

Untuk anggota dewan baru ini, dia menyebut, dari segi waktu tak memungkinkan bagi pihak ketiga menjahit 35 pasang jas. Sekalipun belum ada legalitas dari KPU, dia memastikan pelantikan dilaksanakan 12 Agustus mendatang sebagaimana ketetapan Kementerian Dalam Negeri.

AYO BACA : DPRD Kota Cirebon Setujui Raperda Pemkot

Setwan sendiri telah melakukan beragam persiapan. Proses pelantikannya masih menggunakan aturan lama, di mana pengambilan sumpah oleh Ketua Pengadilan Negeri Cirebon atau Wakil Ketua PN atau hakim.

Rencananya, pelantikan dihadiri sekitar 400 orang undangan dari berbagai lapisan masyarakat. Tak hanya itu, pelantikan anggota dewan baru pun akan dihiasi prosesi sederhana.

Sutisna pun membeberkan, anggaran sekitar Rp200 juta digunakan untuk kebutuhan cetak undangan, dekorasi, makan dan minum, prosesi seni, hingga pembayaran honor pihak lain.

\"Komponen terbesar untuk kebutuhan makan dan minum. Pembuatan jas tak masuk komponen pelantikan karena hak anggota dewan,\" tambahnya.

Terpisah, Komisioner KPU Kota Cirebon, Dedi Haerudi menerangkan, berdasarkan surat dari KPU RI Nomor 986/pl.01.9 SD/03/KPU/VII/2019 bahwa KPU Kabupaten/Kota untuk tidak melakukan penetapan sebelum KPU RI menerima buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) dari MK.

\"Insyaallah mudah-mudahan minggu ini rapat pleno bisa dilaksanakan,\" ujarnya.

Dia menyatakan, Kota Cirebon 'aman', tanpa gugatan di MK. Hanya, pihaknya belum menerima salinan BRPK sehingga rapat pleno belum bisa dilaksanakan.

AYO BACA : Sekda dan Ketua DPRD Kota Cirebon Termakan Hoaks


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar