bank bjb
  

Jalan Unik di Kota Cirebon: Memorial Kolam Ikan Pulobaru Utara

  Sabtu, 13 Juli 2019   Erika Lia
Jalan Unik di Kota Cirebon: Memorial Kolam Ikan Pulobaru Utara
Sejumlah anak bermain di Gang III Pulobaru Utara RT 3/6, Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, yang dilukis dengan cat. Lukisan sungai pada jalan beraspal di sana didasarkan pada memorial sebuah kolam ikan.
PEKALIPAN, AYOCIREBON.COM- Jalanan di sekitar rumah warga di Gang III Pulobaru Utara RT 3/6, Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, menjadi salah satu jalanan terunik. Lahir dari imajinasi, jalanan itu mengundang keriaan.
 
Dengan aspal sebagai kanvas, Gang III Pulobaru Utara berlukiskan aliran sungai yang dilengkapi ikan, tanaman air, bebatuan, hingga jembatan. Pemandangan realistik itu, yang salah satunya ditandai dengan penggunaan warnanya, menimbulkan keceriaan anak-anak maupun dewasa.
 
"Dilukis seperti ini karena untuk kebersihan, juga dalam rangka menyambut HUT RI pada 17 Agustus nanti. Kami ingin membuat suasana baru," ungkap Ketua RT 3 Pulobaru Utara, Djunaedi.
 
Pemuda kampung setempatlah yang menginisiasi lukisan di jalanan beraspal itu. Tema sungai yang dilengkapi komponen pendukungnya itu, menurutnya, tak lepas dari histori Masjid Baiturrohim yang ada di kampung tersebut.
 
Seorang sesepuh kampung, Kamto Wiyono menerangkan, sebuah balong ikan pernah ada di lokasi itu sebelum masjid berdiri saat ini. Balong tersebut dikenal dengan nama Balong Panjunan.
 
"Dinamakan Balong Panjunan karena saat itu banyak warga Panjunan (salah satu kelurahan di Kota Cirebon di Kecamatan Kejaksan) yang mengambil pasir. Jadi suka disebut Balong Panjunan," jelasnya.
 
Dahulu, ukuran Balong Panjunan terhitung luas. Ketika lama kelamaan aktivitas pengambilan pasir berhenti, ikan-ikan justru berkembang banyak di balong tersebut.
 
Satu hari di kala musim hujan, air dalam balong meluap dan membanjiri pemukiman warga. Ikan-ikan yang ada dalam balong pun turut keluar bersamaan meluapnya air balong.
 
"Makanya konsep lukisan ini berkaitan dengan sejarah Balong Panjunan yang sekarang sudah menjadi Masjid Baiturrohim," tuturnya.
 
Untuk membuat lukisan itu, warga pun sukarela menyumbang. Mereka bahkan turut melukis.
 
Saat ini, jalanan itu kerap menjadi area bermain anak-anak yang menyukai gambar-gambar tersebut. Jadi, ketika kita berkesempatan melintasi jalan ini dengan kendaraan, tolong hati-hati ya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar