Yamaha Aerox

Di Cirebon, Dari Kapal Pesiar Mereka Menaiki Becak

  Senin, 15 Juli 2019   Erika Lia
Sebagian wisman mencoba batik saat mengunjungi Keraton Kacirebonan, Senin (15/7/2019). Selain menerima batik, mereka juga berkesempatan menikmati suguhan kesenian khas Cirebon. (Erika Lia/Ayocirebon.com)

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM--Puluhan wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi Kota Cirebon, Senin (15/7/2019). Turun dari kapal pesiar yang berlabuh di tengah laut, mereka menaiki becak keliling kota udang.

Arak-arakan becak pengangkut bule yang keluar dari pintu Pelabuhan Cirebon itu menarik perhatian warga pengguna jalan setempat. Khas di masa kini, sebagian di antara mereka mengabadikan momen para bule itu dengan ponsel masing-masing. Imbalannya, para wisman itu melambaikan tangan dan tersenyum seramah mungkin.

Salah seorang di antara wisman itu, Peter, asal California, Amerika Serikat, tanpa canggung menyapa warga sekitar. Hembusan angin musim kemarau menerpa wajah pria itu, namun tak menyurutkan antusiasmenya terhadap perjalanan kali ini.

\"Saya sering ke Indonesia, terutama Bali dan Jakarta. Saya penasaran dengan Cirebon karena budayanya dan akhirnya berkesempatan ke sini,\" katanya dengan bahasa Indonesia yang terpatah-patah, namun cukup mahir.

Dia dan wisman lain diketahui merupakan rombongan yang melakukan perjalanan ke Indonesia menggunakan kapal MS. Silver Discoverer yang turun di Pelabuhan Cirebon. Sebelum menginjakkan kaki di Cirebon, mereka lebih dulu menyambangi Candi Borobudur dan menuju Cirebon dari Pelabuhan Semarang.

Dari Pelabuhan Cirebon tempat kapal mereka tertambat, para wisman ini kemudian mengunjungi keraton Cirebon, salah satunya Keraton Kacirebonan. Di sana, sebagai tamu kehormatan, mereka menerima batik dari pihak keraton pimpinan Sultan Abdul Gani Natadiningrat ini.

Pihak keraton pun menyuguhkan tarian penyambutan bagi para tamunya. Salah satu kesenian Cirebon, sintren yang dikenal mistis dalam penyajiannya, membangkitkan keingintahuan para turis, salah satunya Peter.

AYO BACA : Pemkab Cirebon Berikan Dana Kompensasi Kepada Tukang Becak

Tanpa henti, Peter bertepuk tangan seraya menyerukan kalimat tak percaya bernada pujian. \"That's incredible!\" serunya.

Event Organizer dari Cruise Asia yang mendampingi para turis, Ari Tampubolon menyebutkan, Cirebon termasuk agenda kunjungan mereka. Sebelum Cirebon, mereka mendatangi Probolinggo, Semarang, Karimun Jawa, dan rencananya berakhir di Singapura.

\"Budaya Cirebon eksotis, makanya kami kunjungi keraton untuk mengetahuinya langsung. Di tempat lain, kami belum menemukan seni karena memang tak sempat dilaksanakan,\" bebernya.

Para wisman itu sendiri berasal dari berbagai negara di Amerika dan Australia dan berkeliling Indonesia selama 13 hari. Total 80 turis yang turut serta dalam plesir kali ini.

Selama seharian, para wisman itu menjelajah Cirebon. Sore tadi, mereka kembali berlayar ke Kumai, Belitung, dan mengarah ke Singapura.

Sementara itu, Humas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Pelabuhan Cirebon, M. Dany Jaelani menyampaikan, selama plesir para turis, kapal MS. Silver Discoverer berada di tengah laut. Kapal itu tak bisa bersandar atau mendekati pelabuhan sebab perairan terlalu dangkal.

\"Mereka menggunakan ruber boat ke dermaga Pos 1 Pelabuhan,\" ujarnya.

Pelabuhan Cirebon, lanjutnya, terakhir dikunjungi kapal pesiar empat tahun lalu atau pada 2015. Pihaknya berharap, makin banyak wisman mengunjungi Cirebon agar lebih dikenal di dunia.

AYO BACA : Sering Melanggar Lalu Lintas, Becak Harus Ditata


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar