Yamaha Aerox

Malam Ini Gerhana Bulan, Masjid Raya At Taqwa Cirebon Gelar Salat Gerhana

  Selasa, 16 Juli 2019   Erika Lia
Ribuan umat muslim melaksanakan ibadah Salat Idul Fitri 1440 Hijriah di Masjid Agung Almarkazul Islami Kota Lhokseumawe, Aceh. Rabu (5/6/2019). (ANTARA FOTO/Rahmad/hp)

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Gerhana Bulan Sebagian (GBS) akan berlangsung nanti malam, tepatnya Rabu (17/7/2019) dini hari. Masjid Raya At Taqwa Kota Cirebon pun mengagendakan salat sunah gerhana.

Gerhana bulan terjadi ketika cahaya matahari terhalang bumi sehingga tak semuanya sampai ke bulan. Peristiwa yang terjadi sebagai salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi, dan bulan ini, hanya berlangsung kala fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Sepanjang 2019 ini, diprediksi terjadi lima kali gerhana, masing-masing Gerhana Matahari Sebagian (GMS) pada 5-6 Januari 2019 yang tak dapat diamati dari Indonesia, Gerhana Bulan Total (GBT) pada 21 Januari 2019 yang tak dapat diamati dari Indonesia, Gerhana Matahari Total (GMT) pada 2 Juli 2019 yang tak dapat diamati dari Indonesia, Gerhana Bulan Sebagian (GBS) pada 17 Juli 2019 yang dapat diamati dari Indonesia, dan Gerhana Matahari Cincin (GMC) pada 26 Desember 2019 yang dapat diamati dari Indonesia.

"Durasi gerhana dari fase Gerhana mulai ke Gerhana berakhir adalah 5 jam 37,4 menit. Adapun dari fase Gerhana Sebagian mulai hingga Gerhana Sebagian berakhir berlangsung selama 2 jam 58,8 menit," ungkap Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn, Selasa (16/7/2019).

Selain di Indonesia, lanjutnya, gerhana ini dapat diamati di bagian utara, tengah, dan tenggara Asia, serta Australia saat bulan terbenam. Keseluruhan proses gerhana dapat diamati dari bagian barat Asia, Samudra Hindia, sebagian besar Afrika, bagian timur Samudera Atlantik, dan bagian tengah Eropa.

AYO BACA : Gerhana Bulan Diprediksi 17 Juli, Kemenag Ajak Umat Salat Sunah

Proses gerhana saat bulan terbit dapat diamati di sebagian kecil bagian barat laut Afrika, bagian barat Samudra Atlantik, dan Amerika Selatan. Sementara pengamat di Samudra Pasifik, bagian utara Amerika, bagian timur Samudra Pasifik, dan sebagian kecil bagian timur Asia tak dapat mengamati keseluruhan proses gerhana ini.

"Gerhana Bulan Sebagian 17 Juli 2019 ini merupakan anggota ke-21 dari 75 anggota pada seri Saros 139. Gerhana bulan sebelumnya yang berasosiasi dengan gerhana ini adalah Gerhana Bulan Sebagian 5 Juli 2001," tuturnya.

Sementara itu, diketahui Masjid Raya At Taqwa, Kota Cirebon mengagendakan salat sunah gerhana pada Rabu dini hari nanti. Rencananya, salat ini akan diimami Ustad Fathurrohman al Hafidz.

"Salat akan dilaksanakan pukul 02.00 WIB nanti. Imam salat ini adalah Ustad Fathurrohman al Hafidz dan khatib KH Jaelanu Said," terang Ketua At Taqwa Centre, Ahmad Yani.

Diketahui, salat gerhana kerap dilaksanakan di Masjid Raya At Taqwa. Yani memprediksi, ratusan orang bakal mengikuti salat ini.

AYO BACA : Gerhana Bulan Sebagian Terjadi pada Rabu 17 Juli 2019, Ini Imbauan Kemenag


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar