bank bjb
  
Yamaha

DKM At Taqwa Harapkan Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Tambah Luas RTH

  Selasa, 30 Juli 2019   Erika Lia
DKM At Taqwa Harapkan Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Tambah Luas RTH
Desain revitalisasi Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Kamis (24/1/2019), yang dibiayai Pemprov Jabar dengan target penguatan sektor pariwisata. (Erika Lia/Ayocirebon.com)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Proses revitalisasi Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, diharap memperhatikan ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH). Pihak Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At Taqwa, yang lokasinya bersebelahan dengan alun-alun, menghendaki RTH seluas lebih dari 3.000 m2.

Ketua DKM At Taqwa, Ahmad Yani mengungkapkan, pada desain awal penataan, ruang terbuka (open space) di alun-alun hanya 3.000 m2. Luas itu dirasa kurang mengingat alun-alun rutin dimanfaatkan sebagai areal salat berjamaah pada Hari Raya Idulfitri maupun kegiatan lain.

"Kami harapkan open space bisa sampai 6.000 m2. Selain untuk salat berjamaah, biasanya di tempat itu juga suka ada upacara-upacara kenegaraan," paparnya, Selasa (30/7/2019).

AYO BACA : Festival Topeng Jawa Barat, Upaya Tahan Laju Industri Hiburan

Selain ketersediaan RTH melebihi 3.000 m2, pihaknya juga tak menghendaki hilangnya kesan alun-alun. Sejauh ini, DKM At Taqwa sendiri telah mengusulkan kepada pihak ketiga yang akan merevitalisasi Alun-alun Kejaksan.

"Kami sudah beri beberapa masukan, di antaranya alun-alun tetap bisa digunakan untuk Salat Idulfitri dan kegiatan agama lain," bebernya.

Masukan lain berupa aspek estetika antara Masjid Raya At Taqwa dan Alun-alun Kejaksan sebagai satu kesatuan yang indah dipandang. Selain itu, pihaknya mengharapkan koordinasi yang baik dalam pengelolaan alun-alun pasca revitalisasi.

AYO BACA : Belasan Gepeng di Alun-alun Kota Cirebon Ditertibkan

"Artinya saling melengkapi dengan DKM At Taqwa," cetusnya.

Sementara, tender proyek Alun-alun Kejaksan hingga kini belum selesai sejak didaftarkan pada 4 Juli lalu. Nilai proyek itu sendiri diketahui sebesar Rp28 miliar.

"Tender Alun-alun Kejaksan masih proses, belum ada pemenangnya," terang Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Cirebon, Syahroni.

Dia mengakui, pendaftaran tender untuk proyek alun terlambat. Waktu ideal pengerjaan fisik sendiri selama tujuh bulan.

AYO BACA : Konstruksi Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Ditarget Juli


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar