Yamaha

Legislator Anyar Kota Cirebon Usulkan Perbaikan Gedung DPRD

  Kamis, 15 Agustus 2019   Erika Lia
Jajaran legislator Kota Cirebon periode 2019-2024 berfoto bersama Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis dan Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati seusai pelantikan anggota dewan baru pada awal pekan ini. (Erika Lia/Ayocirebon.com)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Dianggap tak lagi representatif, legislator anyar di Kota Cirebon menghendaki perbaikan Gedung DPRD setempat.

Sejumlah keluhan mereka sampaikan, di antaranya ketiadaan ruang fraksi, ruang sekretariat dewan (setwan) yang sempit, hingga aula Griya Sawala yang biasa dijadikan ruang rapat paripurna dan acara besar lain disebut sebagai ruangan paripurna terkecil se-Jawa Barat.

"Ruang rapat paripurna di Griya Sawala itu kecil. Ketika rapat, pesertanya tidak duduk terkumpul di satu tempat," kata anggota DPRD Kota Cirebon, M. Handarujati Kalamullah.

Kondisi itu, imbuhnya, menandai ruangan tersebut tak bisa menampung jumlah anggota dewan. Karenanya, dibutuhkan gedung yang lebih memadai.

AYO BACA : Permintaan 35 Legislator Baru Kota Cirebon Kala Pelantikan

Menurutnya, detail engineering desain (DED) gedung dewan ini telah dibuay. Pihak Provinsi Jabar bahkan telah pula menyetujui pembangunannya. Hanya, anggarannya belum digelontorkan.

Dia mengatakan, lembaga eksekutif Kota Cirebon kini telah dilengkapi gedung sekretariat daerah (setda) setinggi delapan lantai. Pihaknya menghendaki hal yang sama pada gedung lembaga legislatif.

"DPRD juga ingin punya gedung yang representatif, sehingga kinerja kami bisa maksimal," tuturnya.

Merespon keinginan itu, Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis tak menampik adanya rencana perbaikan gedung dewan. Rancanangannya bahkan telah dilakukan jauh-jauh hari.

AYO BACA : Harmonisasi Cirebon dan Amerika Kembalikan Kesenian yang Nyaris Punah

"Kalau provinsi (Pemprov Jabar) sudah menyetujui anggarannya, saya rasa akan mudah. Mungkin nanti bisa di 2020," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Cirebon, Agus Mulyadi mengatakan mengaku, hingga kini belum ada usulan terkait pembangunan gedung DPRD.

"Belum ada usulan ke BKD terkait penganggaran gedung DPRD," ujarnya.

Keinginan gedung dewan baru sebenarnya sempat mencuat saat pengambilan sumpah anggota DPRD Kota Cirebon periode 2019-2024, Senin (12/8/2019). Ketua DPRD Kota Cirebon sementara, Ruri Tri Lesmana saat itu meminta lembaga eksekutif menambah ruangan fraksi.

"Selama ini kami rapat fraksi di ruang komisi karena di gedung dewan hanya ada ruangan komisi. Kami butuh ruang fraksi," cetusnya.

AYO BACA : Lanal Cirebon Diusulkan Naik Status ke Tipe B


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar