Yamaha

Polisi Cirebon Pantau Dunia Maya Demi Cari Tawuran

  Kamis, 05 September 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Ilustrasi tawuran pelajar. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

CIREBON, AYOCIREBON.COM -- Demi mengetahui aksi tawuran, Polres Cirebon Kota menesuluri media sosial (medsos) yang dijadikan oleh kelompok anak berkomunikasi saat akan tawuran. Hingga kini, langkah patroli dunia maya itu telah menemukan 11 akun.

"Saat kita melakukan patroli di dunia maya, ada 11 akun medsos yang digunakan sebagai komunikasi tawuran antarkelompok dan gang," kata Kapolresta Cirebon AKBP Roland Ronaldy di Cirebon, Kamis (5/9/2019).

Diakuinya bahwa di Kota Cirebon memang sering terjadi tawuran antarkelompok pelajar dan tempatnya sering berpindah-pindah.

AYO BACA : Total Tersangka Kerusuhan Papua 57 Orang

Setelah dilakukan penelusuran, ternyata mereka menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dan itupun dengan istilah yang hanya dimengerti mereka.

"Ketika mau tawuran itu pasti ada tantangan dari salah satu kelompok melalui medsos dengan bahasa mereka," ujarnya.

Polisi sendiri telah mendata kelompok remaja yang sering melakukan aksi tawuran dan itu rata-rata usia sekolah yang masih di bawah umur.

AYO BACA : Pemindahan Pusat Pemerintahan Harus Berbasis Masyarakat

Seperti kejadian pada Senin (17/8/2019) lalu, tepatnya di sekitar wilayah Pasar Jagasatru, Kota Cirebon. Tawuran yang berujung pada pengeroyokan itu mengakibatkan seorang meninggal dunia.

Dan dari kasus itu, Polisi berhasil mengamankan enam orang pelaku, dari tujuh pelaku yang diduga mengeroyok korban bernama Indra (18).

"Beberapa hari lalu kita amankan tiga pelaku, sebelumnya juga kita sudah mengamankan tiga pelaku lain dan satu masih DPO," tuturnya.

Belasan geng atau kelompok tersebut tentu mengancam kondusivitas daerah, terlebih lagi tawuran dianggap sebagai sarana atau wadah untuk membuktikan eksitensi suatu geng karena label yang akan didapatkannya ketika menang.

AYO BACA : Polres Cirebon Ajak Juru Parkir Jadi Duta Lalu Lintas


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar