Yamaha Aerox

Kelompok Afiliasi ISIS Serukan Jihad di Papua

  Kamis, 05 September 2019   Republika.co.id
Kelompok ISIS. (Reuters)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Keberadaan kelompok terafiliasi ISIS disebut beroperasi di Papua. Kelompok itu menyerukan perjuangan atau jihad di tanah Papua.

"Sebagai catatan, terdapat kelompok lain yang berafiliasi dengan ISIS telah menyerukan jihad di tanah Papua," ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

AYO BACA : Total Tersangka Kerusuhan Papua 57 Orang

Ryamizard menyebutkan terdapat juga sejumlah kelompok yang menginginkan pembebasan Papua dari Indonesia, selain kelompok yang dituding ditunggangi ISIS itu. Kelompok tersebut, kata dia, berusaha mengambil manfaat dan momentum dalam ekskalasi kerusuhan yang terjadi di Papua selama beberapa waktu belakangan.

"Terindikasi telah dilakukan oleh sekelompok separatis untuk memisahkan diri dari indoneisa, perlu disikapi secara seksama agar kejadian serupa tak terulang kembali dalam masa yang akan datang," ujar dia.

AYO BACA : Gemuruh Dunia Maya Tak Seperti Situasi Papua Kini

Kelompok itu, kata Ryamizard, adalah kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang disebut Ryamizard sebagai kelompok pemberontak. Selain itu, ada kelompok pemberontak politik dan klandestin yang bergerak diam-diam.

Kelompok-kelompok separatis disebut Ryamizard berafiliasi dengan organisasi di bawah Benny Wenda. Selama ini, kelompok tersebut dikenal dengan Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat.

Ryamizard mengakui, idealnya, konflik di Papua harus dilakukan secara persuasif. Namun bila tak diindahkan, maka ia meminta dilakukan secara pendekatan militer khususnya melalui operasi militer selain perang yang dilakukan oleh TNI.

"Tak ada kompromi, musuh negara harus dihancurkan," kata bekas Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia itu.

AYO BACA : Perseketuan Gereja Indonesia Harapkan Situasi Papua Segera Aman


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar