Yamaha Aerox

Wali Kota Cirebon Minta Masyarakat Ikut Jaga Keamanan

  Selasa, 10 September 2019   Ananda Muhammad Firdaus
Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis. (Faqih Rohman/Ayobandung.com)

CIREBON, AYOCIREBON.COM -- Menjawab insiden penusukan santri sebuah pondok pesantren Kuningan di Kota Cirebon, Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis mengatakan, kotanya aman bagi wisatawan dan masyarakat.

Hal ini dibuktikan dari kesigapan aparat penegak hukum menyelesaikan perkara. Itu pun terlihat dari peringkusan pelakuan penusuk santri tersebut.

"Kota Cirebon masih sangat aman untuk dikunjungi wisatawan," kata Azis di Cirebon, Selasa (10/9/2019).

Azis mengatakan, kalau tidak aman itu jika terjadi tindak kejahatan tapi pelakunya tak kunjung didapatkan, tetapi untuk pelaku penusukan seorang santri di ruas Jalan Cipto sudah bisa ditangkap hanya dalam waktu 24 jam.

Jajaran kepolisian, menurut Azis, juga telah berupaya keras untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku penusukan yang menewaskan santri tersebut dan ini yang perlu diapresiasi.

Namun Azis juga menekankan jika kejadian itu tidak boleh terulang lagi di Kota Cirebon, karena itu koordinasi yang erat dan terpadu oleh Pemkot Cirebon, aparat keamanan, baik itu polisi maupun TNI termasuk masyarakat, sangat dibutuhkan.

"Masyarakat juga harus terlibat langsung untuk pengamanan di daerah masing-masing," tuturnya.

Azis menambahkan jika penanganan keamanan dilakukan bersama-sama, maka bisa terjaga dengan baik.

Selain itu kepada Dinas Kesehatan, Azis juga meminta untuk bisa melakukan pengawasan terhadap obat-obatan yang penggunaannya bisa disalahgunakan.

Termasuk pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol di Kota Cirebon. "Kita sudah punya perda minuman beralkohol. Perda ini yang harus ditegakkan," katanya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar