Yamaha NMax

Pesona Claudia Emmanuela Santoso asal Cirebon, Perebut Hati Juri The Voice Of Germany

  Sabtu, 14 September 2019   Erika Lia
Pesona Claudia Emmanuela Santoso asal Cirebon, Perebut Hati Juri The Voice Of Germany
LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM- Seorang gadis asal Cirebon menjadi sorotan di dunia maya melalui suaranya yang memukau.
 
Dalam sebuah ajang pencarian bakat di Jerman, The Voice Of Germany, Claudia Emmanuela Santoso (18), nama gadis itu, merebut atensi keempat juri maupun penonton dalam studio.
 
Tak hanya memperoleh standing aplause, gadis yang akrab disapa Audi itu berhasil lulus fase blind auditions pada Jumat (13/9/2019). Penampilannya pun diunggah pada akun resmi youtube The Voice of Germany.
 
Dalam audisinya itu, Audi menyanyikan lagu milik Loren Allred berjudul Never Enough. Tak hanya memutar kursi karena tertarik dengan suara Audia, salah satu dari empat juri bahkan menangis saat menyaksikannya.
 
Audi pun diketahui menjadi rebutan keempat juri untuk dilatih. Salah seorang juri, Alice kemudian menjadi pilihan Audi sebagai pelatihnya selama proses ajang itu berlangsung.
 
Audi merupakan putri pertama dari pasangan Indra Gunawan Santoso dan Christin Gunawan. Setelah lulus dari pendidikannya di SMA Kristen Penabur, Kota Cirebon, Audia melanjutkan pendidikannya ke Jerman.
 
"Dia (Audi) di sana (Jerman) untuk sekolah. Tapi saya izinkan dia ikut ajang (The Voice Of Germany) itu," ungkap sang ibu, Christin (47), Sabtu (14/9/2019).
 
Christin sendiri tak bisa menyaksikan langsung penampilan sang anak dan hanya bisa melihatnya melalui skype. Dia pun tak mengira penampilan Audia beroleh pujian dari para juri maupun penonton.
 
Kala mengetahui sang anak telah memesona juri serta penonton hingga mengundang perhatian warganet, Christin mengaku terharu dengan perjuangan Audi. Di balik penampilannya yang mengesankan, dia mengungkapkan perjuangan Audi tidak mudah.
 
Christin menyebut, ketertarikan Audi pada dunia tarik suara sudah muncul sejak kecil, yang disebutnya diwariskan dari sang kakek.
 
Di usianya yang keempat tahun, dirinya pun memasukkan sang anak ke sebuah kursus musik hingga Audi duduk di bangku SMA atau sekitar 12 tahun.
 
Sebelum The Voice Of Germany, kemampuan menyanyi Audi pernah dipertunjukkan dalam ajang pancarian bakat di dalam negeri, di antaranya Idola Cilik, Mamamia yang sempat menempatkannya di posisi 12 besar, dan lainnya.
 
Tak hanya di ajang pencarian bakat, kemampuan Audi juga pernah dibuktikan saat sekitar 2013 dirinya diminta menyanyikan soundtrack untuk film Anak berjudul 100 Balon.
 
"Audi juga masuk enam besar dalam lomba festival seni nasional. Dia mewakili Jawa Barat ketika itu," ujarnya.
 
Christin meyakinkan apa yang diraih Audi tidaklah instan dan hasil kerja keras. Di matanya, keunggulan Audi adalah kemampuannya menjiwai lagu yang dibawakan.
 
Keikutsertaan Audi di The Voice Of Germany sendiri diawali sejak sejak Februari 2019. Audi yang tinggal di Kota Munchen harus bersaing dengan lebih dari 1.500 orang lainnya.
 
Beberapa bulan berikutnya, Audi dinyatakan lolos dan harus menunjukkan kemampuannya di Kota Berlin. Setelah lolos fase blind auditions, Christin berharap sang anak tak henti berusaha keras.
 
Dia mengakui, Audi sempat mengalami situasi di mana dirinya ingin menyerah. Beberapa tantangan yang harus dihadapi Audi di antaranya tak lepas dari faktor eksternal, seperti salju. Kondisi cuaca di sana sempat membuat Audi sakit saat harus mengantri demi audisi.
 
Audi juga sempat bermaksud mengundurkan diri karena masalah visa. Namun, Christin terus mendorong seraya mendoakan Audi, mengingat prinsipnya sebagai orang tua untuk memberi dukungan kepada anak-anaknya.
 
"Pintar di jalur akademik saja tidak cukup. Kesuksesan bisa diraih lewat jalan lain," tegasnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar