Yamaha

Disebut-sebut Kuno, Objek di Alun-alun Kejaksan Bakal Diteliti

  Kamis, 19 September 2019   Erika Lia
Area Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, dalam proses revitalisasi. (Erika Lia/Ayocirebon.com)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon berencana mencari tahu sejumlah temuan di area Alun-alun Kejaksan yang tengah direvitalisasi.

Di tengah proses revitalisasi Alun-alun Kejaksan, sejumlah temuan yang disebut-sebut kuno telah menggegerkan publik.

Beberapa objek, di antaranya sumur, batu bata berukuran besar yang menampakkan bentuk gapura, kendi, hingga kerangka manusia, ditemukan dari dalam tanah alun-alun yang dikeruk pihak kontraktor, PT Inti Cipta Sejati.

Kepala Bidang Kebudayaan DKOKP Kota Cirebon Edi Tohidi mengaku, sudah mendengar ihwal temuan beberapa objek yang diduga kuno di bawah alun-alun. Namun, pihaknya membutuhkan tim ahli cagar budaya untuk meninjau langsung kondisi sebenarnya di sana.

"Sudah dengar (soal temuan). Kalau ingin turun ke lapangan harus melibatkan tim ahli dari Jawa Barat," katanya, Kamis (19/9/2019).

Kota Cirebon sendiri, katanya, belum memiliki tim ahli cagar budaya. Pun begitu dengan peraturan daerah yang mengatur ihwal cagar budaya. Namun begitu, dia menjanjikan DKOKP akan turun ke lapangan untuk mengawali peninjauan. Selanjutnya, pihaknya bersama tim ahli cagar budaya Jabar direncanakan akan meneliti objek-objek di area tersebut.

"Kami akan teliti mana yang memang termasuk cagar budaya," ujarnya.

Sementara, seorang pelaksana PT Inti Cipta Sejati, Heru sempat memperkirakan, objek-objek yang ditemukan di area alun-alun saat penggalian berusia ratusan tahun, salah satunya berupa kendi.

"Kendi abu mayat, usianya ratusan tahun. Tapi sekarang hilang entah ke mana," cetusnya.

Selain itu, terdapat pula batu bata berukuran sekitar 20x25 centimeter. Menurutnya, batu itu lebih besar daripada batu sejenis yang ada sekarang.

Adapula gapura berukuran setengah lingkaran, hingga sumur tua berkedalaman sekitar empat meter. Bahkan, kerangka manusia pun ditemukan di sana, namun tanpa tulang kepala.

"Temuan kerangka manusia ada, tapi tulang kepalanya nggak ada. Itu sudah kami pindahkan," katanya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar