Yamaha

Seonggok Tengkorak Dekat Makam Raden Wirapati Bakal Diteliti

  Jumat, 04 Oktober 2019   Erika Lia
ilustrasi. (Pixabay)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Seonggok tengkorak kepala manusia ditemukan utuh tak jauh dari area makam Raden Wirapati (Wiralodra II) atau Bupati Kedua Kabupaten Indramayu.

Lokasi penemuan tengkorak itu sendiri berada di sebuah ruko bekas warung internet (warnet) milik Mustofid di Jalan Wiralodra, Kelurahan Lemahabang, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Pasca ditemukan pada Kamis (3/10/2019), diketahui aparat Polres Indramayu telah mendokumentasikan dan mengamankan area temuan tersebut. Tengkorak itu sendiri ditemukan di kedalaman 2,8 meter.

Tengkorak kepala manusia itu ditemukan pertama kali oleh seorang pekerja bangunan, Wartono (32). Kala itu, dirinya tengah menggali di lokasi bekas warnet yang akan dibangun sebuah tempat cuci mobil.

Tak hanya kepolisian, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu pun terlibat dalam pendokumentasian dan pengumpulan data temuan yang tak disengaja itu.

Selain tengkorak kepala manusia, ditemukan pula serpihan kayu dan besi masing-masing satu buah.

Atas temuan itu, aparat kepolisian di bawah komando Kapolsek Indramayu Kota, AKP Karyaman, maupun tim TACB Kabupaten Indramayu sepakat meminta pemilik lahan menghentikan sementara pekerjaan di lokasi sampai menanti rekomendasi dari Balai Arkeologi Bandung dan Balai Pelestarian Cagar Budaya provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten di Serang.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu, Dedy S Musashi mengaku, belum dapat memastikan identitas tengkorak tersebut.

"Baik nama maupun usianya belum kami bisa kami pastikan, termasuk kemungkinan hubungan darah dengan Raden Wirapati," bebernya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Arkeologi (Balar) Bandung dan BPCB Serang terkait temuan itu.

Menurutnya, diperlukan ekskavasi lebih dulu. Sejauh ini, TACB Indramayu baru melakukan pendokumentasian dan meminta pemilik untuk menghentikan sementara pekerjaan.

"Menariknya, tengkorak itu ditemukan pada kedalaman 2,8 meter. Lapisan budaya belum terkoyak dan ada temuan penyertanya berupa serpihan kayu dan besi," ungkapnya antusias.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Arkeologi Bandung untuk melakukan penelitian awal. Tim Balar Bandung diagendakan ke Indramayu pada Senin pekan depan.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar