Yamaha

Jelang Nataru, Jalur KA di Cirebon Diklaim Aman

  Kamis, 24 Oktober 2019   Erika Lia
Manajemen PT KAI Daop 3 berjalan kaki memeriksa jalur rel KA jelang Nataru 2019/2020. (PT KAI Daop3 Cirebon)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon memastikan, sejauh ini tak ditemukan potensi yang membahayakan perjalanan KA jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020.

Vice President (VP) PT KAI Daop 3 Cirebon, Tamsil Nurhamedi mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan lintas jalur KA. Pemeriksaan dilakukan dengan berjalan kaki, mulai dari Stasiun Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, dan berakhir pada perlintasan sebidang KA JPL 99 sejauh enam kilometer.

"Pemeriksaan dengan berjalan kaki ini dilakukan guna memastikan keandalan prasarana demi jaminan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api (KA)," ungkapnya, Kamis (24/10/2019).

Jalur KA di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon sendiri sepanjang 521 kilometer. Jumlah KA yang melintas 166 KA, yang terdiri dari KA penumpang dan barang dengan berbagai tujuan.

Sepanjang jalur itu, terdapat 30 stasiun aktif dari Brebes, Cirebon, sampai Tanjungrasa, dan dari Cirebon sampai Songgom.

Pemeriksaan yang dilakukan Selasa (22/10/2019) hingga petang hari itu meliputi kondisi jalur rel, pengukuran lebar sepur, keadaan bantalan, pemeriksaan kehandalan wesel dan persinyalan, pemeriksaan fasilitas pelayanan kepada penumpang di stasiun, hingga pemeriksaan di perlintasan sebidang yang dilewati.

Kondisi jembatan yang dilintasi KA pun dipastikan, termasuk melakukan pembinaan dan pengujian langsung kepada petugas penjaga perlintasan, petugas perawatan jalur KA, serta pengatur perjalanan KA di stasiun, ihwal pemahaman peraturan perjalanan KA.

"Pemeriksaan lintas ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Manajemen PT KAI Daop 3 Cirebon, minimal satu kali dalam satu bulan dengan lokasi berbeda," ujarnya.

Upaya itu diharapkan dapat mengetahui langsung kondisi prasarana KA. Selain itu, dapat mengantisipasi untuk segera menindaklanjuti potensi yang membahayakan perjalanan KA.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif meyakinkan, pasca pemeriksaan, tak ditemukan potensi yang mengancam perjalanan KA sepanjang Stasiun Haurgeulis hingga Km 143+293.

"Kondisi prasarana cukup layak dan berfungsi optimal," cetusnya.

Selain pemeriksaan, pihaknya juga menyosialisasikan bahaya beraktivitas di sekitar jalur rel KA kepada masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat menghindari aktivitas apapun sepanjang jalur rel KA karena dapat membahayakan perjalanan KA dan masyarakat itu sendiri," tuturnya.

Tak ketinggalan, masyarakat diminta berhati-hati setiap hendak melintasi perlintasan sebidang KA.


 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar