Yamaha Mio S

Diduga Aniaya Polisi, Dua Pria Diamankan

  Sabtu, 09 November 2019   Erika Lia
Barang bukti batu yang digunakan para terduga pelaku pengeroyok dan penganiaya seorang anggota Polres Cirebon Kota.

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Dua pria diamankan setelah diduga mengeroyok dan menganiaya seorang anggota  Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy menyebutkan, korban merupakan anggota Satuan Sabhara Polres Cirebon Kota berinisial IM, warga Desa Suci, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.
Total terduga pelaku pengeroyokan dan penganiaya tiga orang. Seorang lain kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Terduga pelaku berjumlah tiga orang. Dua sudah kami amankan, seorang lagi kami masukkan DPO," tuturnya, Sabtu (9/11/2019).

Kedua terduga pelaku yang diamankan sendiri masing-masing berinisial MM (25) dan AN (33), sedangkan seorang DPO berinisial IP alias Cingur (25). Seluruhnya merupakan warga Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Deny Sunjaya mengungkapkan, kejadian bermula ketika korban dalam perjalanan pulang ke rumah, Rabu (6/11/2019) malam.

Saat melintas di perlintasan rel kereta Api Desa Suci, salah seorang terduga pelaku melontarkan kata-kata tak pantas ke arah korban.

Mendengar perkataan itu, korban pun berhenti dan menegur pelaku hingga terjadi cekcok mulut.

Pelaku bersama dua rekannya kemudian memukul korban berulang-ulang. Bukan hanya tangan kosong, insiden itu juga melibatkan batu sebagai senjata para terduga pelaku.

"Akibat kejadian itu, korban mengalami luka memar di kepala bagian belakang, luka memar di bagian pipi sebelah kiri, dan luka bibir di bagian dalam sebelah kiri," paparnya.

Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti berupa empat buah batu berukuran 10 cm.

Para terduga pelaku pun diancam hukuman penjara lebih dari lima tahun setelah dijerat Pasal 170 dan atau 351 KUHPidana.(erika lia)


 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->