Yamaha

Berminat Jadi Sekda Kota Cirebon, Para Kandidat Mengaku Belum Daftar

  Rabu, 04 Desember 2019   Erika Lia
Balai Kota Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Sejumlah nama mencuat sebagai bakal calon sekretaris daerah (sekda) Kota Cirebon. Meski mengakui berminat, para kandidat mengaku belum mendaftarkan diri.

Bagi sebagian pegawai negeri sipil (PNS), jabatan sekretaris daerah (sekda) merupakan pencapaian tertinggi dalam karir mereka.

Sekda Kota Cirebon sendiri akan dipilih melalui seleksi terbuka (open bidding). Pendaftaran telah dibuka sejak 26 November hingga 10 Desember 2019 secara daring.

Di waktu yang sama, setiap kandidat harus menyerahkan berkas-berkas persyaratan.

Sejumlah persyaratan diajukan panitia seleksi (pansel) jabatan sekda. Salah satu syarat, kandidat harus memiliki pangkat/golongan ruang minimal Pembina TK.I, IV/b, diutamakan Pembina Utama Muda IV/c.

Tak hanya itu, pendaftar sedang dan/atau pernah menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II.b) atau jabatan fungsional jenjang Ahli Madya paling singkat dua tahun.

Usia pendaftar pun disyaratkan maksimal 56 tahun saat pelantikan. Di luar itu masih ada syarat lain.

Sejauh ini, sejumlah nama disebut-sebut berpeluang menjadi sekda, di antaranya Kepala Dinas Perhubungan, Yoyon Indrayana, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA), Iing Daiman, dan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Agus Mulyadi.

Tiga dari empat kandidat itu sendiri mengakui berminat menjadi sekda. Selain alasan ingin meraih pencapaian tertinggi dalam karir PNS masing-masing, mereka mengaku pula jabatan sekda memungkinkan mereka berandil lebih besar dalam pemerintahan.

"Semua PNS pasti berminat," ungkap Yoyon kepada Ayocirebon.com, Rabu (4/12/2019).

Selain ingin meraih karir tertinggi, dia juga menyatakan ingin andil dalam pencapaian visi misi kepala daerah.

Yoyon yang pernah menjabat sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Cirebon ini terutama menaruh ketertarikan pada pengembangan pariwisata di Kota Cirebon.

Yoyon menjadi salah satu PNS di Kota Cirebon yang memenuhi syarat menjadi sekda, salah satunya dari segi kepangkatan, golongan, maupun usia.

Dari database PNS di lingkungan Pemkot Cirebon, Yoyon diketahui berpangkat Pembina Utama Muda dengan Golongan IV/c. Usianya kini 53 tahun.

"Sudah mentok (kepangkatan dan golongan) malah. Kalau jabatannya nggak naik, pangkat saya di situ saja sampai pensiun (usia pensiun PNS 58 tahun)," ungkapnya.

Sejauh ini, Yoyon belum mendaftarkan diri sebagai sekda.

Kepala DSPPPA, Iing Daiman juga mengaku belum mendaftar, sekalipun berminat. Menurutnya, sampai kini dia masih mengumpulkan berkas-berkas persyaratan.

"Insyaallah, tapi masih mengumpulkan berkas-berkas persyaratannya," cetus Iing yang pernah duduk sebagai Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon ini kepada Ayocirebon.com.

Selagi berpeluang dan memenuhi syarat serta beroleh izin dari pimpinan, Iing memastikan akan mendaftarkan diri sebagai sekda.

Iing diketahui berpangkat Pembina Utama Muda dan bergolongan IV/c. Usianya kini 51 tahun.

Duduk sebagai sekda, baginya memungkinkan untuk berkontribusi lebih banyak lagi bagi Pemkot Cirebon, baik tenaga maupun pikiran.

Meski tak menampik sekda sebagai pencapaian tertinggi dalam karirnya, Iing memandang sekda sebagai jabatan strategis bagi dirinya berkontribusi maksimal bagi Kota Udang.

"Sebenarnya itu (sekda sebagai pencapaian tertinggi) bukan tujuan utama. Tapi lebih kepada bagaimana saya selaku PNS bisa berkontribusi maksimal untuk kota ini," tegasnya.

Iing mengaku, telah beroleh izin secara dari wali kota Cirebon untuk mengikuti seleksi terbuka sekda.

Kepala BKD, Agus Mulyadi sementara itu tak menampik jabatan sekda merupakan raihan karir tertinggi seorang PNS.

"Karir tertinggi ASN di kabupaten/kota ya," ujarnya kepada Ayocirebon.com, Rabu (4/12/2019).

Senada Iing, di tengah keberminatannya duduk sebagai sekda, Agus pula tengah mempersiapkan berkas-berkas persyaratan.

"Insyaallah mendaftar. Saat ini sedang menyelesaikan berkas-berkas persyaratannya," tutur Agus.

Agus diketahui pernah menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Cirebon.

Saat ini, dirinya berpangkat Pembina Utama Muda dan bergolongan IV/c. Usianya 51 tahun.

Bukan hanya meraih karir tertinggi, Agus menyampaikan, alasan dirinya mendaftarkan diri sebagai sekda karena menilai jabatan itu memiliki peran strategis.

"Yang paling penting adalah posisi sekda itu sebagai koordinator yang punya peran strategis untuk mewujudkan visi misi kepala daerah," bebernya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar