Yamaha

Belum Ramah Pejalan Kaki, Azis Janji Benahi Hingga Percantik Trotoar

  Kamis, 05 Desember 2019   Erika Lia
Kerusakan pada trotoar tepat di depan Kantor Wali Kota Cirebon, Jalan Siliwangi. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Trotoar di Kota Cirebon belum ramah pejalan kaki. Bukan hanya pemanfaatannya yang belum sesuai fungsi, kerusakan pada trotoar menambah daftar ketidaklayakannya.

Kerusakan trotoar salah satunya ditemukan tepat di depan Gedung Balai Kota atau Kantor Wali Kota Cirebon, Jalan Siliwangi.

Beberapa bagian pada permukaan trotoar tampak pecah. Bebatuan yang menjadi aksen pada permukaannya pun 'lenyap' dan menyisakan tanah.

Kondisi itu setidaknya mengurangi kenyamanan para pejalan kaki. Bukan itu saja, keindahan Balai Kota sebagai gedung ikonik dan representasi wajah Kota Cirebon pun 'terusik'.

Selain rusak, beberapa ruas trotoar di Kota Cirebon pun belum berfungsi sebagaimana mestinya.

Di sejumlah jalan utama, meski secara fisik kondisinya layak dilalui pejalan kaki, tak jarang tampak trotoar dimanfaatkan sebagai tempat parkir.

Pengendara seperti mobil dan sepeda motor terkesan permisif memarkirkan kendaraannya di atas trotoar. Kondisi itu di antaranya ditemukan di Jalan Wahidin maupun Jalan Cipto Mangunkusumo.

Akibatnya, pejalan kaki terpaksa memindahkan haluan langkahnya ke bahu jalan yang sesungguhnya membahayakan keselamatan.

Menanggapi kondisi itu, Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis menjanjikan perbaikan situasi pada 2020. Bukan saja meyakinkan layak pakai, trotoar di Kota Cirebon bahkan akan dipercantik.

"Pada 2020 semua (trotoar) akan baik, bahkan didesain cantik sebagai spot-spot selfie," janjinya dalam sebuah wawancara kepada Ayocirebon.com belum lama ini.

Azis juga menyinggung keberadaan para pedagang kaki lima (PKL) yang juga akan ditertibkan.

Menurutnya, PKL akan ditata melalui upaya lokalisir di salah satu kawasan di Kota Cirebon.

"Kami bahkan akan membina (PKL). Kami bantu marketingnya supaya lebih laku," cetusnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar