Yamaha

Cirebon Bakal Dilintasi KA Layang Jakarta-Surabaya

  Selasa, 31 Desember 2019   Erika Lia
Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Pemerintah akan membangun kereta api (KA) layang jurusan Surabaya yang terintegrasi dari Jakarta. Rel layang rencananya melintasi pula Cirebon.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi saat di Cirebon meyakinkan, selain akan memperpendek jarak, kehadiran KA Layang ini pun dapat mempersingkat waktu tempuh.

Dia menyebut, KA Layang memungkinkan jarak Cirebon-Jakarta kelak hanya satu jam. Sementara Cirebon-Surabaya cuma memakan waktu empat jam.

AYO BACA : Musik Akustik Hingga Cek Kesehatan, Ini Cara Daop 3 Cirebon Beri Layanan Nataru

"Jalur transportasi yang melengkapi double track jadi salah satu solusi kemacetan dan menekan tingkat kecelakaan di perlintasan sebidang di Cirebon," paparnya di sela Penandatanganan Kontrak Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation) Angkutan Kereta Kelas Ekonomi di Cirebon, di Stasiun Kejaksan Cirebon, Selasa (31/12/2019).

Rencananya, pembangunan rel elevate itu akan dimulai pada 2022 dan rampung pada 2026. Sejauh ini, proyek tersebut tengah dalam tahap pengkajian.

Keefektifan, imbuhnya, yang meliputi kecepatan dan kenyamanan transportasi dibutuhkan masyarakat guna mendukung mobilitas pada masa mendatang, baik untuk perjalanan wisata maupun bisnis.

AYO BACA : Antisipasi Musim Hujan, Ratusan Petugas Dikerahkan Jaga Perjalanan KA

Namun begitu, dia mengingatkan, keberadaan salah satu moda transportasi jangan sampai mengganggu moda transportasi lain, apalagi sampai menganggu kepentingan masyarakat.

"Saya dapat masukan dari Pemkot Cirebon, KA melintas setiap 7 menit sekali di sini (Cirebon)," ungkapnya.

Kondisi itu, menurutnya, akan mengurangi kenyamanan masyarakat. Karenanya, dia berjanji pada tahun-tahun mendatang akan melakukan pembangunan transportasi lebih intensif dan konektivitas transportasi.

"Ini merupakan instruksi Presiden RI, Joko Widodo, sehingga transportasi menjadi sarana unggulan," tandasnya.

AYO BACA : Nataru 2019, Volume Penumpang KA Diprediksi Naik 5%


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar