Yamaha

Taman Dirgantara Majalengka Jadi Sasaran Kriminalitas Geng Motor

  Senin, 13 Januari 2020   Erika Lia
Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono (paling kiri) menanyai terduga pelaku curat di Taman Dirgantara, Kabupaten Majalengka. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Kawanan bermotor berulah di ruang publik. Tiga orang yang diduga pelaku dibekuk polisi.

Taman Dirgantara di Kelurahan Majalengka, Kecamatan Majalengka, merupakan salah satu ruang publik populer di daerah berjuluk Kota Angin itu. Sejak pendiriannya sekitar 2010, taman ini menjadi favorit warga setempat maupun turis untuk dikunjungi.

Tak sedikit di antara para pengunjung merupakan keluarga yang menghabiskan waktu senggangnya di taman berhiaskan satu unit pesawat tempur bekas sebagai ikonnya itu.

Sayang, tanpa pandang bulu, Taman Dirgantara pula telah menjadi sasaran kawanan bermotor untuk melakukan tindak kejahatannya.

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono membeberkan, kelompok bermotor diduga telah melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) terhadap seorang remaja di taman tersebut.

"Korban saat itu sedang nongkrong di Taman Dirgantara di area Bundaran Munjul, Kelurahan Majalengka," tuturnya, Senin (13/1/2020).

Kejadian itu sendiri berlangsung pada sekitar akhir tahun lalu, tepatnya 28 Desember 2019 dini hari.

Ketika itu, kawanan bermotor sejumlah sekitar sepuluh unit melakukan konvoi di sekitar pusar kota Majalengka.

Taman Dirgantara menjadi salah satu tempat yang mereka datangi malam itu. Menurut Mariyono, kawanan itu datang seraya mengacung-acungkan senjata tajam yang mereka bawa.

"Mereka mendatangi Taman Dirgantara sambil mengacung-acungkan pedang panjang dan celurit," cetusnya.

Bukan itu saja, mereka bahkan merusak sepeda motor yang diparkir di lokasi kejadian dengan cara digulingkan dan mengoyaknya dengan sajam.

Tindakan itu sontak membuat para pengunjung ketakutan dan berusaha menghindari kemungkinan terburuk dengan meninggalkan taman.

"Tapi, ada salah satu pengunjung yang tasnya tertinggal di lokasi saat berusaha menyelamatkan diri," tambahnya.

Sadar tasnya tertinggal, korban berinisial MY (23) berusaha kembali ke taman setelah kawanan bermotor itu pergi. Namun, yang dicarinya sudah tak ada di sekitar taman.

Isi tas sendiri diketahui berupa uang Rp1 juta, handphone, juga surat-surat penting. Selain kehilangan tas, korban juga harus menderita kerugian lain akibat sepeda motornya rusak diduga dilakukan kawanan bermotor.

Aparat Polres Majalengka pun menyelidiki kejadian itu dan berhasil membekuk tiga terduga pelaku, masing-masing DH (20), warga Kabupaten Majalengka, DAS (29), asal Jakarta Timur, dan RFI (30), asal Kabupaten Bogor.

"Ketiga terduga pelaku kini diamankan di Mapolres Majalengka, berikut barang bukti di antaranya pedang panjang tanpa gagang," tandasnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar