Yamaha

(Ekslusif) Petinggi Sunda Empire: Tidak Setuju Silahkan Mati!

  Jumat, 17 Januari 2020   Nur Khansa Ranawati
Cuplikan video orasi tokoh Sunda Empire. (Facebook)

BANDUNG, AYOCIREBON.COM -- Setelah viralnya kasus Kerajaan Agung Sejagat, kini giliran Kota Bandung dihebohkan dengan kemunculan Sunda Empire. Salah satu petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana mengatakan anggota kekaisaran Sunda tersebut adalah seluruh masyarakat yang ada di bumi.

Dihubungi melalui sambungan telepon oleh Ayobandung.com, Jumat (17/1/2020), Rangga menyebutkan bahwa masyarakat yang menjadi bagian dari negara di seluruh dunia otomatis merupakan anggota Sunda Empire. Warga Indonesia pun disebut harus berbangga karena kehadiran Sunda Empire diklaim akan menyelamatkan NKRI dari kehancuran.

AYO BACA : (Ekslusif) Sunda Empire Klaim Telah Menyelamatkan NKRI

"Anggota Sunda Empire adalah seluruh pemerintahan di atas bumi, masyarakatnya seluruh manusia yang ada di bumi," ungkap Rangga.

"Negara ini kalau enggak punya Sunda Empire sebagai pemilik bumi, ya sudah habis. Coba pahami itu sejarah. Harus bangga jadi orang Indonesia," lanjutnya.

AYO BACA : Geger Sunda Empire, Pemerintah Kembali Didesak Umumkan Kerajaan Resmi di Nusantara

Ketika ditanya perihal masyarakat yang resah akibat kemunculan Sunda Empire, Rangga yang juga bergelar sebagai "eks Gubernur Jendral Nusantara Territory His Royal Highness" tersebut seolah tak peduli. Kehadiran Sunda Empire dinilai tidak merugikan masyarakat.

"Urusannya apa, kan tidak diganggu, tidak dipinjam duit. Alasannya resah itu apa, harus jelas," ungkapnya. Dia menyebutkan karena anggota kekaisaran Sunda tersebut adalah seluruh warga bumi, maka pihak yang tidak setuju seolah tak lagi ingin tinggal di bumi.

"Seluruh rakyat di Bumi kan rakyatnya Empire. Kalau sudah bosan di bumi ya silakan saja. Anggota Sunda Empire adalah seluruh negara yang ada di atas bumi, yang tidak setuju ya silahkan mati," ungkapnya.

AYO BACA : Aktivitasnya Terekam Digital, Polda Jabar Selidiki Sunda Empire


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar