Yamaha

Jangan Panik! Lakukan Ini Bila Merasa Demam dan Sesak Nafas

  Rabu, 29 Januari 2020   Erika Lia
Ruang IGD RSD Waled, Kabupaten Cirebon, rumah sakit yang menangani pasien suspek Corona. (ayocirebon/Erika Lia)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Masyarakat Kabupaten Cirebon dianjurkan segera mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) bila merasa mengalami gejala tertentu.

Namun begitu, publik diimbau tak panik menghadapi isu virus corona. Otoritas setempat menjamin penanganannya.

"Kalau ada gejala panas (demam tinggi), batuk, pilek, dan sesak nafas, segera periksakan diri ke faskes, seperti puskesmas, klinik kesehatan, atau rumah sakit," pinta Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, Rabu (21/1/2020).

AYO BACA : Ini Diagnosis Sementara Pasien Suspect Virus Corona di Kabupaten Cirebon

Sejauh ini, Bupati Cirebon sendiri telah mengeluarkan surat edaran berisi imbauan bagi masyarakat terkait hal itu.

Puskesmas pun diingatkan untuk aktif memberikan penyuluhan maupun edukasi bagi masyarakat.

"Masyarakat harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta mengonsumi makanan bergizi dan bernutrisi," katanya.

AYO BACA : Teori Konspirasi Sebut Virus Corona Senjata Biologis

Dia juga meminta masyarakat untuk mengenakan masker. Tak lupa menutup hidung dan mulut saat bersin maupun batuk melanda.

Meski begitu, Enny meyakinkan masyarakat tak panik menghadapi mewabahnya virus Corona, yang kasusnya pertama kali muncul di Cina.

"Insyaallah Cirebon aman (dari virus Corona). Masyarakat jangan khawatir dan jangan panik," tuturnya.

Kasus pasien suspek virus Corona yang menimpa warga Desa Cikulak, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, berinisial SH (44) sendiri, dipastikannya, terus ditangani sampai kini.

"Mulai pengisolasian sampai pengambilan sampel cairan di tempat pasien suspek (SH) dirawat di RSD Waled sudah kami lakukan. Kami juga terus memantau kondisi keluarganya yang melakukan kontak langsung dengan yang bersangkutan (SH)," tegasnya.

Dia juga memastikan, rumah sakit serta faskes lain memiliki standar penanganan untuk mengatasi situasi semacam ini. Baik dokter dan tenaga medis lain, hingga fasilitas perawatannya, telah disiapkan.


 

AYO BACA : Kemenkes Ambil Sampel Cairan Pasien Suspek Virus Corona di Cirebon


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar