Yamaha

Tunggu Pengemudi Pulih, Polres Majalengka Belum Tetapkan Tersangka

  Sabtu, 01 Februari 2020   Erika Lia
Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono (berseragam polisi) membesuk korban kecelakaan lalu lintas di Tol Cipali, Kabupaten Majalengka.

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COMĀ -- Polres Majalengka belum menetapkan pengemudi bus pariwisata TRAC yang terlibat kecelakaan di KM 164 Tol Cipali, Kabupaten Majalengka, sebagai tersangka. Menanti kondisinya pulih.

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono mengungkapkan, dalam kecelakaan pada Jumat (31/1/2020) dini hari itu, pengemudi bus pariwisata B 7844 FAA, Risang Wiradhana diketahui mengantuk saat mengemudi.

"Menurut pengakuan yang bersangkutan, dia mengantuk dan sempat tidur sekejap," ungkapnya seusai membesuk korban luka yang dirawat di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon, Sabtu (1/2/2020).

Akibat kelalaian itu, bus yang dikemudikannya menabrak bagian belakang truk tronton yang melaju searah di depannya.

Mariyono memastikan, penyelidikan terus dilakukan. Penetapan tersangka baru akan dilakukan bila dalam proses penyelidikan yang dilakukannya, pengemudi bus diyakini bertanggung jawab dalam kecelakaan itu.

"Proses penyelidikan terus kami lakukan. Kami juga tunggu kondisi yang bersangkutan (Risang) sehat dulu," cetusnya.

Dalam peristiwa itu, Risang menjadi salah satu korban luka berat bersama sang kernet, Putut Wijaya. Namun, Putut diketahui meninggal dunia di tengah perawatannya akibat luka parah yang dideritanya.

Saat ini, RS Mitra Plumbon masih merawat lima korban luka. Menurut Mariyono, selain lima korban yang dirawat di rumah sakit, tiga orang menjalani perawatan jalan.

AYO BACA : Kernet Bus Pariwisata yang Angkut Rombongan PWNU Jatim Meninggal

"Total ada tujuh yang terluka, satu meninggal dunia. Tapi, tiga orang yang dirawat jalan tidak masuk hitungan (tujuh orang itu)," tuturnya.

Sejauh ini, Kelima korban kecelakaan tersebut telah membaik. Mariyono dalam kesempatan itu mengungkapkan keprihatinannya.

"Kami doakan korban yang meninggal dunia dapat diterima di sisi Allah SWT, sedangkan bagi korban luka, semoga segera diberi kesembuhan," ujarnya.

Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Endang Sujana menambahkan, kecelakaan lalu lintas maupun pelanggaran di jalan raya, umumnya disebabkan kesalahan manusia atau human error.

Dia menyontohkan perilaku itu berupa kecenderungan tidak tertib dan merasa bisa memacu dengan kecepatan tinggi. Selain itu, mengantuk di perjalanan, hingga menyebabkan kecelakaan.

"Kami mengimbau masyarakat, saat berkendara, baik roda dua maupun roda empat, untuk berhati- hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan menimpa rombongan PWNU Jawa Timur yang menumpang bus pariwisata TRAC. Belakangan diketahui, rombongan tersebut merupakan para kyai.

Di tengah perjalanan, bus menabrak truk tronton yang melaju searah dari Cirebon menuju Jakarta.

AYO BACA : Bus Pariwisata Rombongan PWNU Jatim Kecelakaan di Tol Cipali


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar