Yamaha

71 Warga Majalengka Kena Dampak Bencana Sepanjang Awal Tahun

  Senin, 03 Februari 2020   Erika Lia
ilustrasi -- Banjir karena cuaca ekstrem. (Antara)

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Sedikitnya 71 warga Kabupaten Majalengka terdampak bencana alam yang terjadi sepanjang Januari 2020.

Ke-71 orang itu berasal dari 24 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut, 11 orang di antaranya terpaksa mengungsi.

"Dari 71 orang, 59 warga menderita akibat bencana dan 11 orang mengungsi. Ada pula yang meninggal dunia," ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, Agus Permana, Senin (3/2/2020).

Sepanjang Januari 2020 sendiri, pihaknya mencatat 34 kejadian. Longsor menjadi bencana yang banyak terjadi di wilayah berjuluk Kota Angin itu, dengan 15 kali kejadian.

Longsor sendiri mengancam 139 desa di 17 kecamatan, masing-masing Argapura, Panyingkiran, Majalengka, Talaga, Bantarujeg, Cigasong, Rajagaluh, Maja, Lemahsugih, Cikijing, Sindangwangi, Malausma, Sindang, Banjaran, Leuwimunding, Sukahaji, dan Cingambul.

"Tingkat kerawanannya termasuk kelas bahaya sedang," ujarnya.

Selain longsor, bencana lainnya yakni erosi, banjir, cuaca ekstrim, pergerakan tanah, sambaran petir, kebakaran, dan lainnya.

Seluruh bencana terjadi tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Majalengka, Kadipaten, Rajagaluh, Bantarujeg, Kertajati, Jatiwangi, Sukahaji, Palasah, Sumberjaya, Maja, Malausma, Cigasong, Leuwimunding, Talaga, Sindang, Panyingkiran, dan Sindangwangi.

Bencana juga menyebabkan setidaknya 104 bangunan rusak dan 84 bangunan lain terancam rusak.

"Kami imbau masyarakat tetap waspada karena musim hujan masih berlangsung," pintanya.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar