Yamaha

Ribuan Botol Miras Tanpa Pita Cukai Disita Bea Cukai Cirebon

  Selasa, 04 Februari 2020   Erika Lia
Ilustrasi miras. (BBC)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Ribuan botol minuman keras (miras) tanpa pita cukai disita petugas Bea Cukai Cirebon dari Kelurahan Telukagung, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Temuan itu diketahui telah diamankan Tim Penindakan dan Penyidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Cirebon pada 31 Januari 2020.

Kepala Sub Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Tipe Madya Pabean C Cirebon, Novembriyanto Nugroho mengungkapkan, penyitaan miras tanpa pita cukai itu berawal setelah pihaknya beroleh informasi adanya kegiatan penjualan pita cukai bekas pakai, yang dilepas dari Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) dan penjualan MMEA yang tidak dilekati pita cukai, di salah satu toko di Kelurahan Telukagung.

"Kami dapat laporan ada penjualan miras ilegal di Indramayu," katanya.

Petugas pun langsung meluncur ke lokasi dan mendapati kebenaran laporan itu.

Di sana, tim mengamankan beberapa barang bukti miras tanpa pita cukai, si antaranya 946 botol 620 ml MMEA golongan B merk Orang Tua, 44 botol 275 ml MMEA golongan B merk Orang Tua, 81 botol 500 ml MMEA golongan C merk Iceland, dan 63 keping pita cukai bekas.

"Satu orang kami amankan sebagai tersangka berinisial DRS atau ASP," ungkapnya.

Tersangka sendiri diketahui merupakan pemilik toko. Tersangka diduga pula telah memperjualbelikan pita cukai bekas untuk dimanfaatkan kembali pada botol minuman ilegal atau oplosan.

Selain menyita barang bukti, pihaknya pula telah mengamankan pemilik warung. Selanjutnya, mereka akan memeriksa lebih jauh kasus tersebut.

"Barang bukti dan tersangka sudah diamankan di kantor bea cukai Cirebon," ujarnya.

Dia menyebutkan, perbuatan tersangka menyebabkan negara merugi sekitar Rp39 juta.

Tersangka diancam Pasal 54 Undang Undang Cukai dan Pasal 55 huruf c UU Cukai.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar