Yamaha

Empat WNA Tiongkok di Desa Barisan Dipantau

  Rabu, 05 Februari 2020   Erika Lia
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni menyebut, empat WNA asal Tiongkok di Desa Barisan, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, dalam pemantauan pasca pengisolasian salah satu rekannya di RSDGJ, Kota Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

KESAMBI, AYOCIREBON.COM -- Empat WNA asal Tiongkok yang menjadi rekan XC (25), pasien dalam pengawasan Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ), dipantau otoritas Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni menyebutkan, total lima WNA asal Tiongkok kini berada di Cirebon. Seluruhnya merupakan seniman.

Selain XC yang dirawat di ruang isolasi RSDGJ, Kota Cirebon, empat WNA lainnya diketahui berada di salah satu sanggar seni tari di Desa Barisan, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.

"Total WNA dari Tiongkok lima orang," katanya saat turut dalam konferensi pers di RSDGJ, Rabu (5/2/2020).

AYO BACA : Kondisi WNA Asal Hubei Normal, Pengawasan Tetap Berlaku

Kelima WNA itu bergabung bersama sekitar 50 WNI dari Cirebon dan daerah lainnya yang menjadi peserta latihan tari di sanggar seni di Desa Barisan.

Rencananya, kelima WNA tersebut berlatih tari di sana hingga 12 Februari 2020.

Saat ini, selain XC yang dirawat di RSDGJ, empat WNA lain masih beraktivitas di sanggar seni tersebut.

Menurut Enny, pasca XC diisolasi, keempat WNA itu dalam pengawasan pihaknya dibantu unsur muspika Kecamatan Losari.

AYO BACA : Belajar Tari Topeng, Tujuan WNA Asal Hubei Datang ke Cirebon

"Kami dapat laporan dari surveilans pada Selasa (4/2/2020) sore (soal kasus XC) dan langsung terjunkan tim epidemiologi ke Desa Barisan. Keempat WNA yang sekarang masih ada di Desa Barisan dalam pemantauan muspika setempat," terangnya.

Dia mengakui, XC telah berbaur dengan keempat rekannya asal Tiongkok, juga dengan peserta latihan seni tari di sanggar yang sama.

Namun dia meyakinkan, dari pemeriksaan awal hingga hari ini, keempat WNA lainnya tak mengeluhkan gejala apapun seperti yang dialami XC.

Dalam kesempatan itu, Enny mengimbau masyarakat di sekitar sanggar maupun warga Desa Barisan lainnya tak panik.

"Kami minta masyarakat jangan panik karena kasusnya sudah ditangani. Kalau ada keluhan seperti yang dialami pasien XC, segera lapor ke puskemas dan klinik terdekat," pintanya.

AYO BACA : RSD Gunung Jati Isolasi WNA Asal Provinsi yang Beribukota Wuhan


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar