Yamaha

WNA Tiongkok yang Diisolasi di RSDGJ Cirebon Bakal ke Yogyakarta

  Kamis, 06 Februari 2020   Erika Lia
RSDGJ, Kota Cirebon, kini tengah merawat seorang WNA asal Tiongkok di ruang isolasi sebagai terduga coronavirus. (ayocirebon/Erika Lia)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- WNA asal Tiongkok yang kini dalam pengawasan Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota Cirebon, XC (25), berencana melanjutkan perjalanan dari Cirebon ke Yogyakarta.

Kedatangan XC, perempuan asal Provinsi Hubei yang beribukota Wuhan ke Indonesia kali ini sendiri bukanlah yang pertama. Dia diketahui pernah mengunjungi Yogyakarta pada Januari 2019.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni mengungkapkan, XC yang di negara asalnya berprofesi sebagai pemain teater ini berencana menetap di Cirebon sampai 12 Februari 2020.

Baru pada 1 Februari lalu XC bersama empat kawannya tiba di Indonesia untuk berlatih tari topeng di salah satu sanggar di Desa Barisan, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.

Kelima WNA ini diagendakan mengunjungi Yogyakarta selepas berlatih tari di Cirebon.

AYO BACA : RSD Gunung Jati Isolasi WNA Asal Provinsi yang Beribukota Wuhan

"Mereka rencananya berlatih tari topeng sampai 12 Februari 2020. Kemudian akan melanjutkan kembali perjalanan ke Yogyakarta sampai 17 Februari 2020," tuturnya.

Enny mengungkapkan, ketibaan XC di Indonesia pada kesempatan ini merupakan kali kedua. Pada Januari 2019, XC berkunjung ke Yogyakarta untuk mempelajari seni pahat.

Pada Desember 2019 di Tiongkok, XC bersama kawan-kawannya menyaksikan pertunjukan tari Lengger yang dimainkan seorang penari asal Banyumas.

Tertarik dengan tarian tradisional Indonesia, XC dan kawan-kawannya berkenalan dengan penari tersebut yang menetap di Tokyo, Jepang, dan kerap mempertunjukkan tarian tradisional Indonesia di tingkat mancanegara.

XC direkomendasikan mempelajari tari topeng di sanggar seni tari topeng di Desa Barisan. Jadilah XC, bersama empat kawannya, datang ke Cirebon dengan maksud berlatih tari.

AYO BACA : Empat WNA Tiongkok di Desa Barisan Dipantau

"Lima WNA ini datang dalam dua kelompok berbeda, masing-masing XC dan seorang temannya, lalu rombongan kedua terdiri dari tiga orang," papar Enny.

Kelimanya sama-sama mendarat di Soekarno Hatta pada 1 Februari 2020, namun dengan waktu dan maskapai penerbangan berbeda.

Rombongan pertama XC dan rekannya tiba sekitar pukul 00.50 WIB, sedangkan rombongan kedua tiba sekitar pukul 12.35 WIB. Kelimanya sama-sama melanjutkan perjalanan ke Cirebon dengan kereta api, tapi dengan waktu berbeda pula.

"Dari stasiun, mereka dijemput pihak sanggar," cetusnya.

Pada Minggu (2/2/2020), mereka seharian menyaksikan latihan tari topeng di balai desa setempat. XC dan keempat rekannya baru berlatih tari pada Senin (3/2/2020).

Dari tiga sesi yang dijadwalkan, sejak pagi hingga malam, XC diketahui hanya mengikuti latihan pada sesi pertama. Dia tak bisa melanjutkan latihan setelah mengeluh sakit.

"Senin malam, sakitnya tambah parah disertai demam tinggi dan batuk. Esoknya (3/2/2020), pasien XC dibawa ke RSDGJ," tandasnya.

Hingga Kamis (6/2/2020), XC diketahui masih diisolasi di RSDGJ. Dia berstatus pasien dalam pengawasan seraya menanti hasil pemeriksaan sampel apus hidung dan tenggorokan (swab nasofaring), dahak (sputum), dan darah (serum).

AYO BACA : Kondisi WNA Asal Hubei Normal, Pengawasan Tetap Berlaku


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar