Yamaha

Volume Penumpang Meningkat, Stasiun Jatibarang Ditata

  Jumat, 07 Februari 2020   Erika Lia
Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro saat peresmian penataan Stasiun Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jumat (7/2/2020). (Ist)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Pertumbuhan penumpang di Stasiun Jatibarang, Kabupaten Indramayu, diklaim meningkat setiap tahun. Penataan pun dilakukan terhadap stasiun di Kecamatan Jatibarang ini.

Stasiun Jatibarang merupakan salah satu stasiun besar C yang beroperasi di wilayah kerja PT KAI Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon. Penataan diarahkan untuk mempercantik Stasiun Jatibarang, sekaligus mendukung penataan kawasan Kabupaten Indramayu.

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro mengungkapkan, pada 2017 Stasiun Jatibarang melayani 210.223 penumpang. Jumlahnya meningkat pada di dua tahun berikutnya.

"Pada 2018 menjadi 268.162 penumpang dan pada 2019 sebanyak 284.353 penumpang," tuturnya saat meresmikan penataan Stasiun Jatibarang, Jumat (7/2/2020).

Setiap hari, Stasiun Jatibarang melayani 700-800 penumpang, baik yang naik maupun turun. Jumlahnya bertambah menjadi sekitar 1.000 penumpang kala akhir pekan atau hari besar nasional.

Penataan Stasiun Jatibarang sendiri, sebutnya, sebagai upaya PT KAI meningkatkan kenyamanan dan fasilitas pendukung pelayanan penumpang.

Penataan disertai perluasan beberapa fasilitas yang lebih baik, di antaranya pembangunan Ruang Loket dan Customer Service (CS), Ruang Tunggu, perluasan area parkir, taman, kanopi drop off, musala, dan toilet.

Untuk semakin mempercantik tampilan depan stasiun, ditanamlah 29 batang pohon Ketapang, 28 batang pohon Tabebuya, dan sejumlah pohon mangga, palem, serta daun kuning di halaman Stasiun Jatibarang.

''Penataan Stasiun Jatibarang juga sebagai dukungan PT KAI dalam pembangunan dan penataan alun-alun Jatibarang yang sesang dilakukan,'' tandasnya.

Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat dalam kesempatan itu juga meminta PT KAI agar semua kereta api berhenti di Stasiun Jatibarang.

"Kalau semua kereta api bisa berhenti di Stasiun Jatibarang, akan semakin mendongkrak perekonomian di Kabupaten Indramayu," tuturnya.

Terlebih, Kabupaten Indramayu menjadi target investasi bernilai lebih dari Rp100 triliun.

Kabupaten Indramayu pun masuk dalam pengembangan investasi dan kawasan peruntukan industri Jawa Barat yang tergabung dalam 'Rebana Ayu'.

"Selain Jatibarang, kami masih punya Stasiun Haurgeulis dan Stasiun Terisi yang bisa terus dikembangkan," ujarnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar