Yamaha

Ini Kawasan Rentan Ular, Warga Diingatkan Jaga Lingkungan

  Kamis, 13 Februari 2020   Erika Lia
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Peristiwa gigitan ular yang menewaskan balita Adila Oktavia (4), warga Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, menjadi yang pertama di wilayah ini.

Hewan melata tersebut, menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni, mengancam masyarakat saat musim hujan.

Warga yang tinggal di kawasan yang kerap tergenang air (banjir) menjadi komunitas yang rentan terhadap serangan ular.

"Keluarga korban (Adila) tinggal di salah satu daerah rawan banjir. Lokasi tempat tinggalnya juga berdekatan dengan kebun dan sawah," tuturnya.

Kasus ini pun mendapat atensi khusus pihaknya mengingat tergolong sangat jarang terjadi.

Kejadian yang menimpa Adila hingga membuatnya koma selama lima hari hingga akhirnya meninggal dunia pada Rabu (12/2/2020) malam, menjadi peringatan bagi warga lain yang tinggal di kawasan rawan banjir.

AYO BACA : Digigit Ular, Balita Asal Cirebon Koma 5 Hari dan Akhirnya Meninggal Dunia

Saat musim hujan, katanya, area kebun kosong dan persawahan jadi tempat bersarang dan berkembang biak ular jenis tertentu, termasuk ular berbisa.

"Warga yang tinggal di kawasan semacam ini perlu waspada dan lebih hati-hati, serta menjaga lingkungan sekitar rumah," pintanya.

Selain Mundu, kawasan rawan banjir lain di Kabupaten Cirebon, di antaranya Kaliwedi, Susukan, Bunder, Pangkalan, Ciledug, Babakan, Losari, Gunungjati, Jagapura, maupun Waled.

Sejauh ini, pihaknya telah menyediakan serum anti bisa ular (SABU) untuk pertolongan pertama bagi warga yang terkena gigitan ular.

"Nyawa korban gigitan ular tergantung pada pertolongan pertama. Kalau tidak tepat, akibatnya fatal," ungkapnya.

Sekalipun belum dapat memastikan kasus penyerangan ular terhadap pemukiman warga khususnya pada musim hujan, kasus Adila sendiri disebutnya sebagai yang pertama.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar