Yamaha

Hidupkan Pujamari, Solusi Pemkot Cirebon Tangani PKL

  Jumat, 14 Februari 2020   Erika Lia
Ilustrasi PKL. (Ayobandung.com)

DRAJAT, AYOCIREBON.COM -- Pemkot Cirebon berencana mengaktifkan kembali pusat jajanan malam hari (pujamari) yang sempat populer pada era 80-an.

Pujamari diproyeksikan sebagai destinasi wisata kuliner baru di Kota Cirebon.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Andi Armawan mengungkapkan, Pujamari rencananya ditempati para pedagang yang direlokasi dari enam titik jalan di Kota Cirebon.

Keenam titik itu masing-masing Jalan Siliwangi, Jalan Kartini, Jalan Cipto Mangunkusumo, Jalan Pemuda, dan Jalan Sudarsono.

"Jalan-jalan itu ditetapkan sebagai kawasan bebas pedagang kaki lima (PKL)," jelasnya, Jumat (14/2/2020).

Menurutnya, Pujamari dapat menampung ratusan pedagang. Sejauh ini, lokasinya akan dipusatkan di sepanjang Jalan Lemahwungkuk atau Pecinan.

Pemkot Cirebon berencana mengambil sisi jalan sebelah kiri untuk pedagang dan tempat makan, sedangkan sisi kanan sebagai area parkir.

Kelak, pihak kecamatan berwenang mengelola pujamari ini, melibatkan unsur kepemudaan setempat.

Sebagai destinasi wisata, desain kawasan Pujamari dijanjikan berkonsep kekinian, menyesuaikan tren wisata.

"Nanti akan dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti toilet portabel, tempat sampah, tempat makan yang nyaman, dan penerangan yang memadai," tuturnya.

Para pedagang pun akan ditempatkan di tenda-tenda berpenampilan menarik. Penataan yang baik diyakini akan membuat pengunjung nyaman.

Untuk ini, pihaknya bakal berkoordinasi dengan kecamatan dan unsur kepemudaan setempat, baik ihwal keamanan maupun kebersihan.

"Keamanan dan kebersihan akan kami serahkan kepada Karang Taruna. Unsur kepemudaan akan diaktifkan kembali dalam urusan tenda, listrik, jam operasional PKL, termasuk iuran pedagang, koordinasinya ada di mereka (unsur pemuda)," katanya.

Selain menjadi destinasi wisata baru, imbuhnya, Pujamari dinilai sebagai salah satu solusi penertiban PKL. Shelter yang disiapkan sejauh ini nyatanya tak dapat menampung seluruh pedagang yang direlokasi.

Pemkot Cirebon sebelumnya telah menyiapkan sejumlah shelter bagi PKL, di antaranya di sekitar Alun-alun Kejaksan, komplek Bima, Jalan Cipto Mangunkusumo, maupun Jalan Siliwangi, tepatnya di samping Bank Jabar Banten (bank bjb).

"Shelter-shelter itu kurang maksimal. Makanya kami cari cara lain untuk menampung mereka PKL, salah satunya Pujamari ini," bebernya.

Selain Pujamari, Pemkot Cirebon pula akan membuat kawasan kuliner lain di Jalan Pekalipan dan di bawah jalan layang Ahmad Yani (Fly Over Pegambiran).

Dia menyebutkan, Jalan Pekalipan dipilih sebab saat malam tak banyak kendaraan yang melintas, selain ruas jalannya pun terhitung cukup lebar.

Sementara, Fly Over Pegambiran juga akan dimanfaatkan sebagai taman bermain anak dan tempat kongkow anak muda.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar