Yamaha

Gubenur Jabar Akan Panggil Kepala Daerah Rapatkan Omnibus Law

  Rabu, 19 Februari 2020   Nur Khansa Ranawati
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil . (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BANDUNG, AYOCIREBON.COM -- Perumusan draf Rancangan Undang-undang (RUU) omnibus law yang tengah berlangsung di pemerintah pusat mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Emil, sapaan akrabnya, akan memanggil seluruh kepala daerah di Jabar untuk membahas lebih lanjut RUU tersebut.

Hal itu terungkap seusai rapat koordinasi yang digelar di kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar pada Senin (17/2/2020). Emil mengatakan, rapat bersama para kepala daerah tersebut akan dilakukan pada 27 Februari mendatang.

"Akan ada rapat di tanggal 27 bersama Menkumham dan Mendagri, kita akan hadirkan seluruh kepala daerah," ungkapnya.

Dia mengatakan, poin yang akan dibahas nanti adalah soal relevansi RUU tersebut pada sejumlah peraturan daerah yang berlaku. Sinkronisasi dan penyempurnaan perda  yang bersinggungan dengan RUU tersebut akan dibicarakan lebih lanjut.

"Kita belum tahu (sejauh mana akan berdampak), makanya semua jawaban akan ada di tanggal 27. Kalau sekarang kan ibaratnya bendanya seperti apa, masih belum jelas," ungkapnya.

Dia juga meminta pemerintah pusat agar lebih dapat terbuka terhadap diskusi RUU tersebut dengan para pemerintah daerah. Pasalnya, dia mengatakan, masing-masing pemerintah daerah harus dapat bergerak cepat melakukan penyesuaian yang diperlukan.

"Tolong omnibus law ini jangan hanya jadi domain pemerintah pusat, karena kita di daerah juga harus mengamankan seperti apa konsekuensinya. Di tanggal 27 nanti kita akan sampaikan aspirasi," ungkapnya.

Emil mengatakan, sejauh ini terdapat dua poin utama yang dinilai perlu ditinjau seksama sebelum RUU tersebut diterapkan di seluruh daerah. Yakni soal tata ruang dan perizinan.

"Kalau dua masalah itu bisa lebih baik dengan omnibus law, kita ngebut. Kan kajiannya dari pusat, kita masih menunggu," jelasnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar