Yamaha

Ini Instruksi Wali Kota Soal Situs Matangaji yang Rusak

  Rabu, 19 Februari 2020   Erika Lia
Situs Matangaji yang dikeramatkan. (Ist)

KESAMBI, AYOCIREBON.COM -- Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis meminta instansi berwenang menginventarisir benda-benda yang dapat diselamatkan dari area Situs Matangaji yang rusak.

Sementara, pengembang perumahan yang aktivitasnya telah merusak situs tersebut diduga tak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

Azis mengaku, telah beroleh informasi ihwal kerusakan situs berupa petilasan di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

"Sudah dapat info ada kecelakaan yang menyebabkan petilasan rusak," katanya.

Dia telah menginstruksikan instansi terkait, Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) untuk meresponsnya.

AYO BACA : Situs Matangaji Rusak, Sultan Sepuh Kirimi Wali Kota Cirebon Surat

Selain meninjau, dia memerintahkan DKOKP menginventarisir apa-apa yang harus diselamatkan dari situs bersejarah itu.

"Segera respon, inventarisir apa yang bisa diselamatkan," tegasnya.

Kepala DKOKP, Agus Suherman mengklaim telah meninjau lokasi situs yang rusak.

"Sudah," ujarnya singkat.

Sampai kini, Agus masih belum memberikan keterangan lebih jauh terkait hasil peninjauan. Dia hanya menyarankan untuk menghubungi pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon.

AYO BACA : Misteri Situs Matangaji dan Goa Sunyaragi, Relasi Sunyi yang Nyaris Usai

Kepala DPUPR sendiri secara terpisah mengaku telah menurunkan tim guna memeriksa aktivitas pembangunan perumahan dimaksud.

"Mau dibangun perumahan, beberapa unit rumah sudah berdiri," ungkapnya.

Namun begitu, pihaknya menduga pihak pengembang belum membekali diri dengan IMB.

Pihak pengembang pula diindikasi melakukan pelanggaran karena membangun di areal sempadan sungai.

"Tidak mengantongi IMB dan ada bagian sempadan sungai yang terpakai untuk pembangunan," bebernya.

Dia memastikan, bangunan di atas sempadan sungai dilarang. Sejauh ini, pihaknya pun telah menegur secara tertulis, setelah sebelumnya memberikan teguran lisan yang meminta pengembang melengkapi perizinan.

AYO BACA : Situs Matangaji Rusak Tertimpa Tanah, Sultan Sepuh Sayangkan Lemahnya Atensi


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar