Yamaha

DPRD Desak Perbaikan Situs Matangaji oleh Pengembang

  Jumat, 21 Februari 2020   Erika Lia
Situs Matangaji yang dikeramatkan. (Ist)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Pengembang perumahan yang aktivitasnya diduga telah menyebabkan kerusakan pada Situs Matangaji, didesak bertanggung jawab.

Selain memperbaiki, pihak pengembang diingatkan menghentikan pekerjaannya sebagaimana arahan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat, sampai izin yang diperlukan terbit.

"Kami minta situs itu diperbaiki segera," tegas Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Tresnawaty, Jumat (21/2/2020).

Perbaikan harus dilakukan untuk mengembalikan kondisi situs Sultan Sepuh V di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, itu.

AYO BACA: Misteri Situs Matangaji dan Goa Sunyaragi, Relasi Sunyi yang Nyaris Usai

AYO BACA: Situs Matangaji Rusak Tertimpa Tanah, Sultan Sepuh Sayangkan Lemahnya Atensi

Dia pun mengusulkan pemagaran di sekitar area situs Sultan Matangaji untuk sementara waktu. Pemagaran dinilai akan memperjelas batasan area yang boleh dibangun dan yang harus disterilkan dulu.

"Dipagari dengan jelas batasnya, mana yang boleh disentuh, mana yang tidak," cetusnya.

Untuk menghindari kerusakan lebih jauh, pihaknya mendesak penghentian aktivitas apapun di sekitar lokasi.

AYO BACA: Situs Matangaji Bakal Dikaji, Pengembang Diminta Hentikan Aktivitas

AYO BACA: Ini Instruksi Wali Kota Soal Situs Matangaji yang Rusak

Lebih jauh, dia memandang insiden kerusakan Situs Matangaji harus menjadi pelajaran penting bagi instansi terkait, salah satunya Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP).

"Ini harus jadi pelajaran. DKOKP harus menentukan status situs beserta batasannya, serta menginventarisir situs dan cagar budaya," tegasnya.

AYO BACA: Situs Matangaji Rusak, Sultan Sepuh Kirimi Wali Kota Cirebon Surat


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar