Yamaha

Astana Gunung Jati Bakal Ditutup Sementara

  Senin, 16 Maret 2020   Erika Lia
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM -- Destinasi wisata religi Astana Gunung Jati di Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, bakal ditutup sementara demi mencegah penyebarluasan virus Corona.

Penutupan rencananya berlaku 14 hari, mulai 16 Maret hingga 29 Maret 2020. Sejauh ini, rencana itu masih menanti persetujuan tertulis dua sultan dari dua keraton Cirebon yang bertindak sebagai pengelola, masing-masing Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman.

"Kami akan menutup sementara komplek pemakaman Sunan Gunung Jati," kata Bupati Cirebon, Imron Rosyadi seusai kunjungan ke Keraton Kasepuhan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon, Senin (16/3/2020).

Penutupan lokasi itu, imbuhnya, sebelumnya harus beroleh izin dari Sultan Kasepuhan maupun Sultan Kanoman.

Menurutnya, Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat selaku Sultan Kasepuhan telah menyetujui penutupan sementara secara lisan.

"Jadi sekarang kami tinggal menunggu surat edaran dari Sultan, rencananya dikirim esok," cetusnya.

Selama ini, Astana Sunan Gunung Jati kerap ramai oleh peziarah maupun wisatawan yang tertarik pada sejarah.

Peranan Sunan Gunung Jati dalam menyebarkan ajaran Islam di tanah Cirebon menjadikannya sebagai tokoh sentral yang dikultuskan sebagian besar masyarakat Cirebon.

Di komplek pemakaman ini tak hanya terdapat makam Sunan Gunung Jati. Makam-makam di sana pula menjadi tempat peristirahatan terakhir para sesepuh pendiri Cirebon, termasuk pula sultan dan keluarga Kasultanan Cirebon.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar