Yamaha

SMPN 2 Indramayu Dilalap Api

  Rabu, 25 Maret 2020   Erika Lia
Ilustrasi kebakaran. (Ayobandung/Kavin Faza)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Sejumlah ruangan hingga data siswa SMPN 2 Indramayu hangus terbakar di tengah berlakunya masa belajar di rumah sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona, Rabu (25/3/2020).

Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto melalui Paur Subbag Humas Polres Indramayu, Ipda Sukenda, mengungkapkan, kebakaran yang melanda gedung SMPN 2 Indramayu, Jalan Kalen Yamin, Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

"Saksi penjaga sekolah yang pertama kali mengetahui kebakaran, terbangun setelah sadar lampu warung padam," katanya.

Saksi dimaksud, Mulyadi (35), diketahui tinggal di warung sekolah bersangkutan. Menyadari lampu padam, dia lalu keluar dari warung dan tampaklah kobaran api yang melalap plafon ruang Bimbingan Konseling (BK) siswa.

Dia pun melaporkan apa yang dilihatnya kepada Kepala Tata Usaha Sekolah, Munasa (55), yang rumahnya tak jauh dari lokasi untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran setempat.

Kebakaran itu sendiri berlangsung hebat, api yang dengan cepat membesar membuat atap bangunan ambruk dan melalap seluruh isi bangunan.

Empat mobil pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api. Api pun tak sampai merambat ke pemukiman penduduk di sekitar sekolah.

Sekitar pukul 08.30 WIB, api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan upaya pendinginan demi mencegah nyala api baru.

Sukenda memastikan, meski tergolong hebat, kebakaran itu tak menimbulkan korban jiwa.

"Tapi beberapa ruangan sekolah terbakar, di antaranya ruang BK Siswa, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha, ruang tamu, dan ruang Lab 1," tuturnya.

Selain ruangan, api juga melalap barang-barang sekolah, termasuk dokumen dan data siswa.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran maupun nilai kerugian sebagai akibat kejadian itu. Pihak sekolah masih mendata nilai kerugian, sedangkan pihak kepolisian masih mendalaminya.

"Kami masih menyelidiki penyebabnya, tapi dari korsleting listrik," ujarnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar