Yamaha

Pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah Dua Orang

  Senin, 30 Maret 2020   Erika Lia
Ilustrasi. (pixabay)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Pasien Covid-19 (positif) di Kabupaten Cirebon bertambah menjadi dua orang, Senin (30/3/2020).

Selain pasien positif yang masih diisolasi di RSD Gunung Jati, Kota Cirebon, seorang pasien positif lainnya dirawat di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon sekaligus Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan membenarkan jumlah pasien Covid-19 kini menjadi dua orang.

\"Iya (dua orang positif), satu orang di RSD Gunung Jati dan satu pasien lagi di RSUD Waled,\" bebernya.

Pasien positif yang diisolasi di RSUD Waled berjenis kelamin perempuan dan berusia 33 tahun.

Sementara, pasien positif di RSD Gunung Jati masih menanti hasil pemeriksaan swab kali ketiga dari pusat. Pasien tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki dan telah menjalani isolasi selama lebih dari 21 hari.

Sampai Senin ini, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Cirebon sendiri berjumlah 137 orang. Dari 137 orang itu, 28 orang di antaranya PDP dan 109 orang merupakan ODP.

AYO BACA : Pak Presiden, Kejenuhan Ini Mulai Menggerogotiku...

\"Per hari ini (30 Maret 2020), ada penambahan satu ODP dari RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, dan satu orang PDP dari RSUD Arjawinangun,\" bebernya.

Dari jumlah 28 PDP, 21 pasien di antaranya masih diawasi dan tujuh orang telah selesai. PDP terbanyak berusia 20-29 tahun, sedangkan balita berjumlah lima pasien.

Ke-21 PDP sendiri diisolasi di empat rumah sakit yang tersebar di Kabupaten Cirebon maupun Kota Cirebon. RSUD Waled, Kabupaten Cirebon, diketahui mengisolasi lebih banyak pasien sejumlah 12 orang.

Sementara, empat pasien dirawat di ruang isolasi RSUD Arjawinangun, tiga pasien di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon, dan dua pasien di RSD Gunung Jati, Kota Cirebon.

Sementara itu, dari 109 ODP, 34, orang masih dalam pemantauan. Ke-109 orang yang berstatus ODP tersebut, paling banyak berusia 20-29 tahun sejumlah 47 orang.

Selain rentang usia itu, ODP terbanyak lain dengan rentang usia 30-39 tahun sejumlah 25 orang dan usia 40-49 tahun sejumlah 19 orang.

Selain itu, ODP balita diketahui sejumlah empat orang. Pasien berusia lanjut, masing-masing dengan rentang usia 50-59 tahun sejumlah empat orang dan seorang dengan rentang usia 60-69 tahun.
\n 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar