Yamaha

Salat Jumat di Masjid se-Kota Cirebon Ditiadakan Sementara

  Kamis, 02 April 2020   Erika Lia
Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis mengumumkan pemberlakuan PSBB, salah satunya peniadaan sementara salat Jumat di seluruh masjid se-Kota Cirebon.

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Pemkot Cirebon meniadakan ibadah salat Jumat di seluruh masjid se-Kota Cirebon hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Langkah itu realisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterbitkan 31 Maret 2020.

Pada Pasal 4 disebutkan, pembatasan sosial berskala besar meliputi masalah peliburan sekolah, kerja, pembatasan kegiatan keagamaan dan/atau pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.
Sementara, dalam Pasal 5 ayat (1) disebutkan, pemerintah daerah wajib melaksanakan dan memperhatikan ketentuan sebagaimana diatur dalam Undang Undang Nomor 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis pun memutuskan meniadakan sementara salat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa dan masjid-masjid se-Kota Cirebon, mulai 3 April 2020 atau Jumat esok.

"Atas dasar PP itu serta mempertimbangkan hal-hal yang lebih besar menurut pandangan kami, dan prioritas, salat Jumat di Masjid At Taqwa dan masjid-masjid di kota Cirebon sementara ditiadakan," ungkapnya seusai peninjauan izin pelaksanaan salat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa, Kamis (3/4/2020).

Pertemuan ihwal peninjauan izin salat Jumat itu dihadiri pengurus Islamic Center Masjid Raya At-Taqwa, Ketua DPRD Kota Cirebon, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon, serta unsur TNI-Polri.

Kebijakan itu berlaku sampai batas waktu yang tak ditentukan. Salat Jumat diimbau diganti dengan salat Duhur di rumah masing-masing.

Pihaknya mengajak masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah dan mendoakan wabah Covid-19 segera hilang.

Azis pula meminta pengurus Islamic Center Masjid Raya At-Taqwa dan masyarakat Kota Cirebon memaklumi kebijakan tersebut.

"Kondisi saat ini, seluruh elemen bangsa sedang berjuang untuk menekan penularan virus Corona yang terus memakan korban jiwa di berbagai negara," tuturnya.

Ketua At-Taqwa Center, Ahmad Yani menyatakan siap mematuhi kebijakan pemerintah. Hanya, bila ada masjid-masjid yang masih tetap menjalankan salat Jumat, dia meminta permakluman.

"Kemungkinan surat edaran wali kota soal peniadaan sementara salat Jumat belum sampai ke tangan mereka, sehingga mohon dimaklumi," katanya seraya menyebutkan terdapat sekitar 400 DKM se-Kota Cirebon.

Berbeda dengan salat Jumat, lanjutnya, salat wajib lima waktu dan salat rawatib (salat sunah yang dikerjakan sebelum dan sesudah salat wajib lima waktu), masih tetap dilaksanakan. Pelaksanaannya tetap akan sesuai standar dan protokol terkait pencegahan penyebaran virus Corona.

"Protokolnya akan tetap kami jalankan, seperti menyediakan tempat cuci tangan, mengecek suhu tubuh, dan memberlakukan jarak fisik selama salat," tandasnya.


 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar