Yamaha

Seluruh Rute Penerbangan Ditutup, Bandara Kertajati Lengang

  Kamis, 09 April 2020   Erika Lia
BIJB Kertajati di Kabupaten Majalengka lengang setelah seluruh rute penerbangan tak beroperasi selama wabah Covid-19.

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, menghentikan operasional seluruh rute penerbangan di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Utama PT BIJB Kertajati, Salahudin Rafi menyebutkan, bandara telah sepi sejak sekitar akhir Januari 2020, pasca terbitnya surat keputusan (SK) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ihwal pandemi virus Corona.

"Bandara sepi setelah keluar SK BNPB pada 29 Januari sampai 28 Februari 2020 yang menyatakan pandemi virus Corona. Ketika itu mulai ada penurunan penumpang," ungkapnya.

Kondisi itu diperburuk kala SK kedua terbit, yang menyatakan perpanjangan masa darurat pandemi Corona diperpanjang hingga Mei 2020.

Dari penurunan jumlah penumpang sejak akhir Februari lalu, penerbangan menjadi nihil pada awal April ini. Dalam situasi normal, BIJB diketahui melayani sepuluh rute penerbangan.

Situasi saat ini pun memaksa pihaknya memberlakukan kebijakan work from home atau bekerja di rumah bagi hampir seluruh karyawan.

Dia meyakinkan, penerapan bekerja di rumah bagi karyawannya pun diambil untuk mencegah perluasan virus SARS-CoV-2 sebagai penyebab penyakit menular koronavirus (Covid-19).

Karyawan yang bertugas, imbuhnya, memiliki interaksi sosial yang cukup tinggi dengan penumpang di bandara.

Meski suasana bandara sendiri lengang, aktivitas bandara diyakinkannya tidaklah lumpuh. Sebagian kecil karyawan tetap bertugas di bandara.

"Bandara ini juga sebagai pintu gerbang ketika terjadi bencana alam misalnya, sebab jalur penerbangan tetap menjadi yang tercepat dalam mengirim bantuan atau membantu korban bencana," paparnya.

Ketiadaan operasional seluruh rute penerbangan di Bandara Kertajati, lanjutnya, hanya bersifat sementara. Dia memastikan, kondisi di bandara ini tak ubahnya dengan bandara lain di seluruh Indonesia.

"(Penerbangan kosong) tak hanya terjadi di Bandara Kertajati, melainkan di seluruh bandara di Indonesia. Itu langkah-langkah yang diambil di industri penerbangan, baik airlines maupun bandara," jelasnya.

Lebih jauh, pihaknya berharap pandemi Corona segera berakhir agar aktivitas bandara kembali normal.


 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar