Yamaha

Peserta Rapid Test Aplikasi Pikobar di Kabupaten Cirebon Hanya 39,3%

  Kamis, 09 April 2020   Erika Lia
Rapid test warga Kabupaten Cirebon yang pendaftarannya melalui aplikasi Pikobar. (ist)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Jumlah warga Kabupaten Cirebon yang mengikuti rapid test melalui aplikasi Pikobar hanya dihadiri sekitar 39,3%.

Juru Bicara Pusat Data dan Informasi Covid-19 (Pusicov) Kabupaten Cirebon Nanang Ruhyana mengungkapkan, total 260 orang telah mendaftar rapid test yang digelar selama tiga hari sejak Selasa (7/4/2020) di Sport Center Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Hingga hari terakhir, Kamis (9/4/2020), total yang mengikuti hanya 98 orang atau sekitar 39,2% dari total pendaftar.

"Selama tiga hari ini yang hadir hanya 98 orang dari 260 orang yang mendaftar lewat aplikasi Pikobar," katanya.

Selama tiga hari ini, pihaknya menargetkan 90 orang/hari mengikuti rapid test. Namun, setiap hari pula, warga yang mengikutinya tak memenuhi target.

Pada hari pertama hanya 28 orang. Jumlahnya sedikit meningkat menjadi 37 orang pada hari kedua.

"Hari terakhir ini, jumlahnya 33 orang," cetusnya.

Dengan begitu, tercatat 162 pendaftar yang tak mengikuti tes sebagaimana mestinya. Dia mengaku, tak mengetahui penyebab ketidakhadiran seratusan orang itu.

"Kami hanya pelaksana teknis pemeriksaan rapid tes ini. Sosialisasinya dilakukan Pemprov Jabar," terangnya.

Selain sosialisasi, alat rapid test yang digunakan pihaknya pun merupakan bantuan Pemprov Jabar.

Dari hasil rapid tes selama tiga hari itu sendiri, ke-98 orang yang mengikutinya diketahui negatif.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar