Yamaha

Warga Perumahan di Kota Cirebon Lakukan Karantina Lokal

  Senin, 20 April 2020   Erika Lia
Spanduk informatif ihwal karantina lokal yang diterapkan warga Perumahan GSP, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. (ayocirebon/Erika Lia)

KESAMBI, AYOCIREBON.COM -- Warga tiga RW di komplek Griya Sunyaragi Permai (GSP) di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, menjalani karantina lokal. Tak ada seorang pun yang bebas melintas tanpa pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas keamanan setempat.

Karantina lokal telah diterapkan sejak 14 April 2020, masing-masing di RW 12, 16, dan 17. Penerapan karantina lokal berlaku bagi masyarakat setempat menyusul pernyataan zona merah oleh Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, terhadap kota yang dipimpinnya sepekan lalu.

Azis menyampaikan itu setelah mengetahui seorang warga Kota Cirebon yang telah meninggal dunia di RSHS Bandung, terkonfirmasi Covid-19.

Lurah Karyamulya, Tarmat Wijaya yang membenarkan ihwal karantina lokal tersebut mengatakan, petugas keamanan telah ditempatkan di posko keluar masuk perumahan.

"Betul, ada kegiatan scuriti yang menjaga posko keluar masuk warga GSP," katanya.

Dalam hal ini, akses masuk komplek GSP menjadi satu arah saja. Petugas keamanan memeriksa setiap orang yang melintas, mulai dari pemeriksaan suhu tubuh sampai mengingatkan untuk selalu mengenakan masker demi meminimalisasi penyebaran virus.

Tanpa keperluan mendesak, pengunjung maupun warga setempat tak dibolehkan keluar masuk komplek.

Selain itu, warga diwajibkan melaporkan aktivitas dan riwayat perjalanan setiap anggota keluarganya kepada RT/RW setempat.

Menurut Tarmat, di Kelurahan Karyamulya sejauh ini baru komplek GSP yang memberlakukan karantina lokal bagi warganya.(erika lia)


 


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar